Selasa, 17 September 2019
18 Muḥarram 1441 H
Home / Ziswaf / YBM PLN: dari Kayu untuk Kemandirian Ekonomi Duafa
Foto/dok.YBMPLN
Dalam workshop ini mereka akan belajar dan berlatih membuat serta memperbaiki perlengkapan yang terbuat dari kayu atau furniture.

Sharianews.com, Depok ~ Berawal dari kepedulian komunitas Brotherwood terhadap para aktivis masjid dan para masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan perlengkapan dari kayu namun tidak mempunyai peralatan serta keahlian yang cukup.

Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN berinisiasi untuk membantu penyediaan perlengkapan dan peralatan untuk workshop place wooder creative di Depok Jawa Barat milik Brotherwood, yang ditujukan bagi aktivis masjid dan mustahik lainnya.

Dalam workshop ini mereka akan belajar dan berlatih membuat serta memperbaiki perlengkapan yang terbuat dari kayu atau furniture. Dengan workshop tersebut diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda serta mampu memperbaiki ekonomi para dhuafa.

"Diharapkan dengan adanya ketrampilan membuat dan memperbaiki furniture, dapat membantu masyarakat yang butuh pekerjaan dari fakir miskin bisa memperoleh ketrampilan dan menghasilkan pendapatan dari keahliannya. Ini adalah salah satu dari sekian banyak program YBM PLN dalam menjejak manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Ungkap Martono selaku Ketua II bidang Pemberdayaan YBM PLN di Depok, Rabu (11/9).

Sementara perwakilan dari Komunitas Brotherwood, kang Tri menceritakan juga awal mula kegundahan hatinya agar dapat membantu sesama.

Kang Tri melihat para aktivis masjid yang ingin memperbaiki pintu masjid harus ke tukang kayu, padahal bisa dikerjakan sendiri.

“Hati saya tergugah dan akhirnya saya bilang ke aktifis masjid itu, sini saya ajarin benerin kayu” ujar kang Tri.

"Saat pelatihan itu mau dimulai, dari semula hanya 2 orang yang mau dilatih, ternyata yang hadir mencapai 20 orang yang sangat antusias," sambung kang Tri.

Fatmawati, seorang ibu rumah tangga dan juga aktivis masjid Al Hidayah Cawang salah satu peserta pelatihan berharap bisa menjadi seorang pengusaha kayu dan dapat mempekerjakan orang lain.

“Semoga para muzakki YBM PLN selalu Allah berikan rezeki, terutama rezeki sehat dan setelahnya rezeki yang lain-lain” ungkap Fatmawati.

Brotherwood adalah sebuah komunitas dari para pecinta kayu berdiri pada tahun 2017 dan bermula di kota Bandung.

Komunitas ini fokus mengadakan workshop keahlian membuat dan memperbaiki furniture yang diperuntukan buat para masyarakat yang membutuhkan. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo