Minggu, 19 Januari 2020
24 Jumada al-ula 1441 H
Home / Ekbis / Yahmi dan Lima BPRS HIK Grup Tandatangani Perjanjian Royalti Logo HIK
Ketua Yahmi Baridjussalam Hadi (kiri bersalaman) sehabis melakukan penandatangan agreement royalty lisence di gd.HIK. foto/dok.romy
Penandatanganan dari pihak Yahmi, dilakukan oleh Ketua Yahmi Baridjussalam Hadi dan kelima BPRS.

Sharianews.com, Jakarta ~ Yayasan Harapan Mulya Insani (Yahmi) dan lima Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang masuk ke dalam Harta Insan Karimah (HIK) Grup melakukan penandatanganan lisensi royalti agreement atas logo HIK yang secara legal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) logo tersebut merupakan milik Yahmi.

Penandatanganan dari pihak Yahmi, dilakukan oleh Ketua Yahmi Baridjussalam Hadi dan kelima BPRS ditandatangani oleh masing-masing direktur utamanya, yaitu dari BPRS HIK Ciledug, BPRS HIK Parahyangan, BPRS HIK Bekasi, BPRS HIK Yogya, BPRS HIK Bogor Insan Cita.

Sekjen Yahmi, Zahrul HP menjelaskan tujuannya dilakukan hal tersebut adalah untuk merapikan organisasi amal usahanya dari Yahmi, yaitu 9 BPRS dan 1 induk.

"Jadi pada saat agreement nanti kan masing-masing BPRS membayar royalti ke Yahmi sebagai cikal bakal semua pendirinya BPRS, besarannya sebesar satu persen dari laba bersih tapi itu dibiayakan jadi masuk ke dalam rancangan bisnis bank (RBB)," ujarnya usai acara penandatangan tersebut di kantor induk HIK, Senin (9/11).

Selain itu, dalam acara tersebut, Yahmi juga mengagendakan mengenai Pemegang Saham Pengendali (PSP) sebesar 25 persen agar dapat go publik ke depannya.

"Nanti dalam 2-3 tahun mendatang PT induk akan dapat go publik jadi kita akan jual saham ke publik dan itu akan kita gedein masing-masing BPRS," tuturnya.

Lebih lanjut Zahrul mengatakan, karena dengan bisa go publik sumber dana akan menjadi lebih murah sehingga pertumbuhannya menjadi lebih cepat untuk BPRS HIK dalam melakukan penetrasi ke market.

Untuk diketahui, Yahmi adalah sebuah Yayasan yang didirikan tahun 1990 oleh Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, Fakultas Ekonomi, UGM, Yogjakarta. Yahmi menjadi cikal bakal berdirinya BPRS HIK, saat ini nilai total aset sebesar Rp2,7triliun.

Yahmi didirikan oleh Karnaen Perwataatmadja, Rudjito, Fuad Bawazier, Gambar Anom, Sjahrir Tanjung, Budi Yuwono, dan beberapa anggota Yahmi lainnya.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo