Sabtu, 4 April 2020
11 Sha‘ban 1441 H
Home / Lifestyle / Waspada Corona, Tiru Gaya Hidup Sehat ala Rasulullah
FOTO I Dok. pexels
Mengonsumsi asupan sehat itu tidak harus membuat kita boros. Supaya tetap sehat dan hemat, kita bisa mencontoh pola makan Rasulullah Saw.

Sharianews.com, Merebaknya wabah virus corona, membuat masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Seperti halnya pepatah, “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Karenanya, kesehatan mutlak untuk dijaga. Salah satunya adalah dengan menjaga asupan yang tepat agar tubuh tetap sehat.

Mengonsumsi asupan sehat itu tidak harus membuat kita boros. Supaya tetap sehat dan hemat, kita bisa mencontoh pola makan Rasulullah Saw. Seperti diketahui, sepanjang hidupnya, Rasulullah hanya mengalami sakit sebanyak dua kali. Yakni, demam saat menerima wahyu pertama dan sakit menjelang beliau wafat.

Apa saja metode pola makan sehat yang dilakukan Rasulullah tersebut? Mari baca penjelasannya di bawah ini.

Baca juga: Masyarakat Perlu Antisipasi Ancaman Penyakit Kritis

Saat sarapan, usahakan untuk mengawalinya dengan mengonsumsi segelas air putih yang dicampur dengan madu. Minuman ini bisa digunakan untuk membersihkan air liur dan melancarkan sistem pencernaan seperti lambung dan usus agar terhindar dari berbagai penyakit. Minumlah air mineral dengan suhu yang cukup sejuk, tapi bukan air es.

Selalu mengonsumsi buah untuk sarapan. Rasulullah Saw memiliki kebiasaan sarapan dengan tujuh butir buah kurma matang saat menjelang waktu Dhuha.

Konsumsi buah sebelum menyantap hidangan utama. Buah diketahui sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Rasulullah Saw selalu mengonsumsi buah segar sebelum menyantap nasi atau hidangan utama lainnya.

Hal ini seringkali bertolak belakang dengan kebiasaan kita yang mengonsumsi buah setelah menyantap hidangan utama dan menganggapnya sebagai hidangan penutup. Perlu diketahui, kandungan gizi dan vitamin dalam buah akan rusak jika dimakan setelah menyantap nasi atau karbohidrat.

Memperbanyak konsumsi sayur-sayuran. Rasulullah Saw sangat menyukai sayur-sayuran. Sayur berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh dan melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit.

Tidak pernah absen untuk makan malam. Rasulullah Saw selalu menganjurkan umatnya untuk tidak melewatkan makan malam. Biasakan untuk makan malam dua hingga tiga jam sebelum tidur.

Tidak mencampur produk makanan yang berasal dari laut dengan makanan dari darat. Rasulullah Saw melarang kita untuk mengonsumsi ikan bersama dengan susu. Makanan darat mengandung ion positif sedangkan makanan laut mengandung ion negatif. Artinya, jika dicampurkan maka akan terjadi reaksi biokimia yang bisa merusak usus.

Rutin menjalankan puasa sunah. Seperti diketahui, puasa adalah detoks alami agar organ pencernaan bisa beristirahat. Saat berpuasa, secara alamiah usus akan membersihkan diri. Di saat yang sama, organ tubuh lainnya seperti hati dan lambung akan beristirahat. Puasa merupakan cara mudah dan aman berdetoks. (*)

 

Achi Hartoyo