Kamis, 27 Juni 2019
24 Shawwal 1440 H
Home / Haji umrah / Warga Binaan Lapas Belajar Manasik Haji Bersama Corps Dai Dompet Dhuafa
FOTO/Dok.Cordova
“Dompet Dhuafa peduli dengan para warga binaan untuk menggapai mimpi untuk ke Tanah Suci. Kami berinisiatif mengadakan pelatihan manasik haji kepada para lapas agar mereka termotivasi dan harapan untuk berangkat ke Tanah Suci sehingga mampu memperbaiki diri untuk hidup bersama masyarakat," ungkap Iman Rullyawan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi

Sharianews.com, Bogor ~ Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kls.II A Peledang Bogor mengadakan Pelatihan Manasik Haji, Senin (1/4).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 100 warga binaan (WB), para peserta menyimak dengan khidmat pemaparan materi yang disampaikan oleh Ustaz Taufiqurahman (Pembimbing KBIH Nurul Yaqin).

“Dompet Dhuafa peduli dengan para warga binaan untuk menggapai mimpi untuk ke Tanah Suci. Kami berinisiatif mengadakan pelatihan manasik haji kepada para lapas agar mereka termotivasi dan harapan untuk berangkat ke Tanah Suci sehingga mampu memperbaiki diri untuk hidup bersama masyarakat," ungkap Iman Rullyawan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi di Graha Saharjo, Jakarta.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk aktivitas pembinaan yang dilakukan oleh Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) melalui program Bina Santri Lapas (BSL), dengan bekerja sama dengan Lapas Kls.II A Paledang Bogor.

Peserta diajak langsung untuk mempraktikkan beberapa tata cara seperti pemakaian kain ihram, melafaz doa-doa serta mempraktikkan tata cara ibadah haji seperti Wukuf di Arafah, Thawaf, Sai dari Shofa ke Marwah, dan lainnya di lapangan voli.Praktik ini dibimbing langsung oleh Ustaz Apan Abdul Ghoni yang merupakan Dai Corps Dai Dompet Dhuafa .

Program BSL ini adalah bimbingan keagamaan bagi warga binaan di Lapas sebagai bentuk penyelamatan akidah dan memotivasi hidup yang lebih baik, agar kelak pada saat keluar dari lapas warga binaan dapat hidup lebih baik dan dapat diterima di masyarakat serta membawa perubahan yang berarti dalam hidupnya. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo