Sabtu, 11 Juli 2020
21 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Lifestyle / Wapres Menyatakan Hak Peserta Didik Madrasah Diniyah Perlu Perhatian Khusus
Foto dok. Setneg
Jumlah Madrasah Diniyah di seluruh Indonesia sebanyak 86.390 lembaga dengan pendidik dan tenaga pendidikan berjumlah 451.826 orang, serta santri sebanyak 6.369.382

Sharianews.com, Jumlah Madrasah Diniyah di seluruh Indonesia sebanyak 86.390 lembaga dengan pendidik dan tenaga pendidikan berjumlah 451.826 orang, serta santri sebanyak 6.369.382.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan, dengan jumlah yang sangat besar itu, perlu perhatian serius menjamin dan melindungi hak-hak peserta didik agar tetap tumbuh, dan berkembang secara optimal dengan tentunya mematuhi protokol kesehatan di masa kenormalan baru atau new normal.

Ia menegaskan bahwa pertimbangan memberlakukan tatanan kenormalan baru untuk memulai kegiatan belajar mengajar tatap muka hanya dilakukan di zona hijau. Bagi pesantren dan sekolah berasrama ini menjadi tantangan tersendiri.

“Kebanyakan sarana dan prasarana pesantren masih minim, sehingga sulit menerapkan physical distancing. Terutama di pondok yang memiliki ratusan bahkan ribuan santri,” ujar Ma’ruf, mengutip dari instagramnya, Kamis (25/6).

Ma’ruf mengaku memahami bahwa ilmu agama tidak bisa sebatas dengan cara mengalihkan pengetahuan, tetapi juga ditekankan pada internalisasi dan penanaman nilai kepada.

Ilmu agama yang berupa pengetahuan bisa dicarikan solusi dengan belajar dari rumah. Namun, hal itu tidak dapat menjadi solusi untuk internalisasi dan penanaman nilai, karena memerlukan tatap muka langsung (muwajahah/mushafahah) dan keteladanan (uswah hasanah) dari pembimbing rohani (mursyid/murabbi).

Tidak lupa Ma’ruf mengingatkan, sudah lebih dari ribuan anak Indonesia terpapar virus corona (Covid-19).

Rep. Aldiansyah Nurrahman