Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Wapres: Ketahanan Ekonomi Nasional, Ekonomi Syariah Bersinergi dengan Ekonomi Konvensional
Foto dok. Ma'ruf Amin/Instagram
Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan negara lain.

Sharianews.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan negara lain.

Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia merupakan salah satu pilar ketahanan ekonomi nasional yang bersinergi dengan pengembangan ekonomi konvensional.

“Visi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga diletakkan sebagai sebuah pilihan rasional dan inklusif untuk menjadikan ekonomi dan keuangan Syariah menjadi rahmatan-lil-alamin untuk semua golongan tanpa memandang perbedaan,” jelasnya, dalam ajang penghargaan GIFA Award Committee, Senin (14/09).

Pada kesempatan itu, ia mengungkapkan saat ini, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang secara kelembagaan dijalankan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) fokus pada empat hal.

Empat hal itu adalah pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, optimalisasi zakat, infak sedekah dan wakaf (Ziswaf) dan penguatan peran Institusi Keuangan Mikro Syariah, serta penumbuhan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha bisnis syariah skala UMKM.

Lebih lanjut, Ketua Harian KNEKS ini mengajak para pemimpin negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk saling menguatkan kerja sama dalam memulihkan kembali ekonomi dunia melalui penguatan industri halal dan keuangan syariah serta keuangan sosial syariah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: