Minggu, 17 Oktober 2021
11 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Haji umrah / Wajib Karantina, Jemaah Umrah Bisa Karantina di Asrama Haji dan Hotel
Foto dok. Kemenag
Karantina dapat dilaksanakan di asrama haji atau hotel yang ditunjuk oleh Satgas Covid-19 di pusat dan daerah.

Sharianews.com, Jakarta - Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 719 tahun 2020 tentang Penyelenggaran Ibadah Umrah di Masa Pandemi Covid-19, para jemaah umrah wajib mengikuti proses karantina untuk melaksanakan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Plt Dirjen PHU) Oman Fathurahman mengatakan karantina dapat dilaksanakan di asrama haji atau hotel yang ditunjuk oleh Satgas Covid-19 di pusat dan daerah.

Saat ini 29 asrama haji di Indonesia memiliki fasilitas yang memadai untuk menjadi tempat karantina. Ia pun meminta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji se-Indonesia untuk mempersiapkan diri guna memberikan layanan terbaik bagi jemaah umrah yang akan melakukan karantina di sana.

“Ini menjadi momentum, bahwa keberadaan Asrama Haji tidak hanya bisa dirasakan oleh jemaah haji, tetapi juga jemaah umrah,” jelasnya, Jumat (15/01).

Peningkatan layanan penyelenggaraan haji dan umrah ini, didasari komitmen dari Menteri Agama yang bertekad melakukan transformasi di Kemenag, salah satunya dengan peningkatan layanan publik.

"Peningkatan tersebut antara lain pelayanan reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan melalui transformasi digital dan disebut secara eksplisit bahwa yang pertama itu peningkatan pelayanan termasuk pelayanan penyelenggaraan Haji dan umrah," terangnya.

Ia pun meminta jajarannya untuk melakukan rebrandring asrama haji. Ini diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa Asrama Haji saat ini telah bertrasnformasi menjadi penginapan yang nyaman dan dikelola dengan profesional. 

“Hal ini belum tertanam di benak masyarakat. Karenanya perlu dilakukan rebranding dan ini tidak bisa dilakukan parsial, tapi juga dilakukan dengan peningkatan layanan serta infrastruktur,” tutur Oman.

Alur bisnis proses pelayanan UPT Asrama Haji juga menjadi hal yang menjadi perhatian. Buat alur proses yang mudah dan nyaman untuk publik. Misalnya, mungkin bisa menggunakan sistem daring untuk mengecek kamarnya, jadi tidak perlu datang fisik datang ke sini terlebih dahulu untuk mendaftar. 

Rep. Aldiansyah Nurrahman