Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
FOTO I Dok. boombastis
ISMI didirikan oleh empat organisasi masyarakat Islam, yakni Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, serta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia.

Sharianews.com, JakartaIkatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) membuat program kerja pada kepengurusan periode 2018-2023 yang baru resmi dilantik di Hotel Jayakarta, Jakarta, Jumat (19/1).

Ilham Habibie, Ketua ISMI terpilih mengatakan ISMI sebagai organisasi yang didirikan oleh empat organisasi masyarakat Islam, yakni Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, serta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, telah membangun beberapa departemen strategis.

Termasuk di dalamnya adalah aksi Gerakan Kebangkitan (Gerbang) guna mengefektifkan segala lini kepengurusan ISMI sekaligus sebagai langkah menuju Badan Otonom ISMI.

Rincian program antara lain: pertama, Program Strategis di Departemen Industri, Perdagangan, Transportasi dan Properti yakni Pengembangan lndustri Pasca Panen, Integrasi Distribusi Pangan, Networking Perumahan Syariah (Bersubsidi), Kawasan Industri Halal, serta Gerbang Silaturahmi Bisnis (Silabis)

Kedua, Program Strategis di Depratemen Bisnis Syariah, antara lain Inovasi Bisnis Syariah, Halal Zone Zoning Terpadu Produk Halal, ISMI Baity Jaringan Penginapan Hotel Syariah, Bisnis Syariah Support, Wakafpreuner, dan Gerbang Bisnis Syariah.

Ketiga, di Departemen ESDM dan Kemaritiman antara lain Wood Pallet Energy, Kedaulatan Kapal Ikan, Solar Energy Untuk Rakyat “Renewable Energy”, Cold Storage Container, serta Gerbang Energia

Keempat, Departemen Teknologi, Inovasi dan Kewirausahaan, antara lain Trans-Inova, Transformasi Riset menuju Industri ISMI.ID, Strategi Bisnis Digital, Bank Inovasi, serta Gerbang Teknosa.

Kelima, di Departemen Organisasi, Media dan Kaderisasi, antara lain Inkubasi Bisnis, Katalog ISMI, Tata Kerja Organisasi, Konsep Renstra ISMI, Media Relationship, serta Gerbang Inkubator.

Begitu juga dengan empat departemen lainnya di ISMI, yakni Departemen Kerja sama Antar Lembaga dan Luar Negeri. Lalu Departemen Keuangan, Investasi, Koperasi. Kemudian, Departemen Agribisnis dan Pangan. Terakhir, Departemen Ekonomi Kreatif, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup. Keempatnya juga memiliki program strategis.

Sebagai program kerja strategis di masing-masing departemen, Gerbang ISMI bertujuan menjadi program wajib yang harus dijalankan, menjadi dorongan kuat membentuk Badan Otonom, menjadi sumber pendanaan ISMI, sebagai tempat koordinasi se-Indonesia, serta optimalisasi potensi ISMI.

Selain itu, Gerbang ISMI ini juga bermakna sebagai pintu masuk bagi berbagai kepentingan bisnis para pengusaha muslim untuk bekerja sama dengan ISMI melalui Badan Otonom.

"Dengan sembilan program strategis dan Gerbang ISMI tersebut harapannya, ISMI selalu berperan sebagai wadah organisasi saudagar muslim yang berperan menghimpun berbagai unsur pengusaha dari berbagai kalangan masyarakat, " jelas Ilham. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo