Kamis, 27 Juni 2019
24 Shawwal 1440 H
Home / Haji umrah / Visa Umrah Tahun ini, Hampir Mencapai 1 Juta Jamaah
FOTO | Dok. istimewa
Menurut data yang dirilis Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi, jumlah visa umrah tahun ini telah mencapai 998,670 orang, di mana 695,740 jemaah umrah telah tiba di Arab Saudi.

Sharianews.com, Jakarta. Departemen Haji Arab Saudi meluncurkan sebuah indikator mingguan dimana pemerintahnya dapat melacak jumlah jemaah umroh yang datang ke Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengkayaan pengalaman bagi para jamaah dengan cara terus meningkatkan kualitas layanan kepada para jamaah.

Dilansir dari Salaamgateaway. jumlah visa umrah yang dikeluarkan oleh Kementerian Saudi sudah mendekati angka 1 juta orang. Lebih tepatnya, menurut data yang dirilis oleh Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi, jumlah visa umrah tahun ini telah mencapai 998,670 orang, di mana 695,740 jemaah umrah telah tiba di Arab Saudi.

Ada 294,767  jemaah yang berada di kota Arab Saudi, 198,786 di Mekah dan 95,981 di Madinah. Sebanyak 650,702 jemaah datang ke Arab Saudi lewat transportasi udara, sementara 45,010 lewat jalur darat dan 28 datang lewat jalur transportasi laut.

Sedangkan jemaah terbesar berasal dari negara-negara Pakistan sebanyak 262,695, sedangkan India sebanyak 140,505, Indonesia ada 131,908 jemaah, Yaman sebanyak 26,334, Malaysia sebesar 21,767 dan UEA 14,667.

Untuk memberikan layanan yang berkualitas, Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi  tengah mempriotiraskan pengembangan organisasi Haji dan Umrah. Lewat program rencana visi reformasinya para 2030, Arab Saudi menargetkan dapat melayani lebih dari 30 juta jamaah umrah setiap tahunnya dengan dukungan fasilitasi layanan terbaik untuk memberikan kesan dan pengalaman yang luar biasa.

Rencana biaya haji di Indonesia

Sedangkan mengenai biaya haji di Indonesia, Kementrian Agama (Kemenag) dalam kegiatannya masih akan mengagendakan rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk membahas mengenai  rancangan biaya haji  tahun 2019, terkait  dengan kecenderungan pelemahan rupiah yang belum stabil.

"Di akhir bulan ini akan ada rapat kerja dengan DPR untuk pemerintah menyampaikan rancangan biaya haji tahun 2019,"ujar Menteri Agama Lukman Hakim di kantornya.

Kegiatan saat ini terkait dengan persiapan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang masih digodok. Lebih lanjut, Menag Lukman Hakim menyatakan, pihak Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat ini sedang mendalami, mendiskusikan berapa besaran biaya haji sesuai situasi dan kondisi yang terus berubah.

“Ini kan kurs dolar terus bergerak fluktuatif, harga minyak juga berubah dan itu kemudian berimplikasi kepada biaya pesawat udara yang juga mengalami perubahan dan beberapa komponen yang lain, karenanya kita terus mendalami sampai kita mendapatkan angka yang moderat,"papar Lukman Hakim. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Ahmad Kholil