Selasa, 25 Januari 2022
22 Jumada al-akhirah 1443 H
Home / Ekbis / Vaksin Gotong Royong di Bawah Rp500 Ribu, Kadin: 78 Persen Perusahaan Mampu Bayar
Foto dok. Pexels
78 persen perusahaan mengaku mampu membayar biaya Vaksinasi Gotong Royong

Sharianews.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan sebanyak 78 persen perusahaan mengaku mampu membayar biaya Vaksinasi Gotong Royong.

Adapun vaksinasi dalam program mandiri tersebut dibanderol seharga Rp321.660 per dosis dengan tarif maksimal layanannya sebesar Rp117.910 per dosis. Jika ditotal menjadi  Rp439.570 atau di bawah Rp500 ribu.

Program vaksinasi gotong royong atau penyuntikan vaksin Covid-19 ini dibebankan kepada perusahaan swasta, kemudian diberikan secara gratis kepada karyawan atau buruh serta keluarganya. Program ini akan dimulai pada mingggu ketiga Mei 2021. Untuk melakukan vaksinasi gotong royong pemerintah akan menggunakan vaksin Sinopharm dan vaksin CanSino.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan hasil survei yang dilakukan Kadin Indonesia menjadi acuan harga vaksin itu. Sehingga, ia menilai harga yang ditetapkan sudah sesuai dengan ekspektasi dunia usaha.

Rosan juga memastikan survei yang dilakukan melibatkan pengusaha di luar Kadin. "Saya bisa pastikan harga ini (vaksin) adalah harga yang sesuai dengan ekspektasi dunia usaha," ujarnya, saat konferensi pers, Rabu (19/5).

Kadin Indonesia telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk berdiskusi dengan pemangku kepentingan lain, seperti Kementerian Kesehatan dan Bio Farma sebelum harga vaskin ditetapkan. Dari sana, kemudian ditentukan harga yang tidak membuat pengusaha mundur karena kemahalan.

Vaksinasi Gotong Royong memang digenjot pemerintah bersama Kadin Indonesia sebagai upaya mempercepat program vaksinasi nasional untuk Covid-19.

Erick Thohir mengatakan komitmen jumlah vaksin Covid-19 sudah dikantongi untuk 12,5 juta orang. Di mana vaksin dari Sinopharm sebanyak 15 juta dosis untuk 7,5 juta orang untuk dua kali suntikan mulai Mei sampai Desember.

“Brand vaksin kedua adalah Cansino. Vaksin ini dialokasikan sebanyak 5 juta dosis untuk 5 juta orang. Dosis vaksin ini digunakan untuk satu kali suntikan,” tandas Erick.

Rep. Aldiansyah Nurrahman