Minggu, 25 Oktober 2020
09 Rabi‘ al-awwal 1442 H
Home / Ziswaf / UU Wakaf Perlu Diperbarui

UU Wakaf Perlu Diperbarui

Sabtu, 19 September 2020 12:09
Foto dok. Pexels
Belum diwadahi dalam regulasi yang secara komprehensif

Sharianews.com, Jakarta - Di era sekarang ini, ekosistem wakaf tumbuh dan berkembang, namun belum diwadahi dalam regulasi yang secara komprehensif mengarakahkan perkembangan wakaf secara optimal.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Fuad Nasar mengatakan peraturan perundang-udangan tentang wakaf sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam perkembangan zaman. UU wakaf perlu diperbarui agar wakaf bisa berkembang.

“Ini merupakan sebuah perkembangan baru yang mengharuskan kita semua berpikir lebih strategis ke depan dalam menyeimbangkan pekembangan di lapangan dengan infrastruktur regulasi yang mengatur berbagai hal tentang perwakafan,” tutur Fuad, Kamis (17/09).

Menurutnya, keterpaduan antar sektor dalam hal pengadministrasian, pengelolaan, pengembangan, serta yang menghubungkan antar perwakafan dengan berbagai ruang kebijakan nasional juga perlu diperhatikan.

Kemenag bersama stakeholders terkait, terus mengawal dan mendorong penguatan di dalam regulasi dan di dalam intensi program-program-program wakaf.

“Semangat kita adalah bagaiamana mempertahankan aset-aset wakaf yang sudah ada dan memobilisasi aset-aset wakaf yang baru. Baik aset wakaf yang tetap, tidak bergerak, maupun aset wakaf yang bergerak,” pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman