Rabu, 20 Januari 2021
07 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Usai MUI Nyatakan Sinovac Halal, China Ajak Indonesia Sediakan Vaksin ke Negara Islam
Foto dok. Sinovac
Pemerintah China mengajak Pemerintah Indonesia untuk mendukung ketersediaan dan keterjangkauan vaksin Covid-19 di negara-negara berkembang dan negara-negara Islam.

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah China mengajak Pemerintah Indonesia untuk mendukung ketersediaan dan keterjangkauan vaksin Covid-19 di negara-negara berkembang dan negara-negara Islam.

Ajakan tersebut datang setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa vaksin Covid-19 produksi perusahaan China, Sinovac Biotech Ltd halal dan suci. Hal tersebut disampaikan Kantor Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) melalui pernyataan kepada Antara di Beijing.

"Berkat dukungan pemerintah China dan pemerintah Indonesia pula, Sinovac bersama mitranya di Indonesia berhasil melakukan kerja sama penelitian dan pengembangan, pengadaan, dan uji klinis tahap ketiga hingga akhirnya berhasil memperoleh sertifikat halal," kata MFA.

Komisi Fatwa MUI menerbitkan fatwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac dan Biofarma pada tiga vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Bio Farma (Persero) yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Vac2Bio.

Poin pertama, Fatwa Nomor 02 Tahun 2021 menyatakan bahwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Biofarma (Persero) hukumnya suci dan halal.

Pada poin kedua, fatwa ini juga berbunyi, “Vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Scicence Co Ltd China dan PT Biofarma (Persero) sebagaimana angka 1 (poin pertama) boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamananannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten.”

Fatwa ini dikeluarkan menyusul diterbitkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Rep. Aldiansyah Nurrahman