Sabtu, 23 Januari 2021
10 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Usai Makamkan Ibunya, Jokowi Ajak Negara G20 Perangi Corona
Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam harinya langsung mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 secara virtual dari Istana Bogor, Kamis (26/3).

Sharianews.com, Jakarta ~ Usai Memakamkan sang Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam harinya langsung mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 secara virtual dari Istana Bogor, Kamis (26/3).

Pada pertemuan itu, Jokowi mengajak para pemimpin negara G20 untuk bersama-sama memenangkan dua “peperangan” yaitu melawan virus corona (Covid-19) dan melawan pelemahan ekonomi dunia.

Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan untuk melawan Covid-19 dengan menguatkan kerja sama. G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan Covid-19 dan mendorong agar pandemi ini jangan sampai menganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun bertahun-tahun.

“Untuk itu, G20 harus aktif memimpin upaya menemukan anti-virus dan obat Covid-19, tentunya bersama WHO,” jelas Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mendorong negara anggota G20 untuk bekerja sama dan mensinkronkan kebijakan dan instrumen ekonomi untuk melawan keterpurukan ekonomi sebagai dampak dari Covid-19.

“Kita harus mencegah resesi ekonomi global, melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi, serta memperluas dan memperkuat jaring pengaman sosial terutama bagi UMKM,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden juga mendorong G20 untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, termasuk menjaga ketersediaan likuiditas dan memberikan relaksasi dan dukungan bagi dunia usaha yang terpukul akibat Covid-19.

“Dengan gejolak keuangan global yang tinggi, dukungan foreign exchange sangat penting. Saya juga mendukung peningkatan peran global dan regional financial safety net termasuk melalui SDR swap line dan currency swap facility, seperti Chiang Mai Initiative,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan pentingnya bagi negara anggota G20 untuk mencegah disrupsi produksi dan menjaga kelancaran distribusi barang.“Utamanya bahan pangan pokok dan barang kesehatan,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi juga menekankan perlunya anggota negara G20 untuk menumbuhkan kepercayaan dunia bahwa kita mampu memenangkan “perang” dan melewati krisis ini.

KTT G20 digagas oleh Arab Saudi selaku ketua G20 tahun ini yang diikuti 20 negara anggota G20, tujuh negara undangan, sembilan organisasi internasional, dan dua organisasi regional.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo