Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Ziswaf / Upaya Rumah Yatim Bantu Anak-Anak Mencapai Impian Pendidikan
FOTO I dok. Beasiswa.id
Penyaluran donasi akan terus dilakukan hingga mencapai lebih dari 30.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia.

Sharianews.com, JakartaRumah Yatim telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,5miliar dalam bentuk paket beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada lebih dari 4.000 anak yatim dan kurang mampu dari 30 kota serta kabupaten.

Penyaluran donasi akan terus dilakukan hingga mencapai lebih dari 30.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi tujuan dari program Patungan Untuk Berbagi untuk memberdayakan anak-anak yatim Indonesia melalui pendidikan. Di Rumah Yatim, kami terus berupaya membantu anak-anak yatim di bawah asuhan kami untuk mencapai impian mereka melalui pendidikan," ungkap Direktur Rumah Yatim, Nugroho BW di Jakarta, Kamis (13/6).

Ada tiga jenis beasiswa yang disalurkan yakni beasiswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

"Dan kita memang polanya bukan sekali kota kasih bantuan kemudian selesai, tapi kita donasi selama 1 tahun, itu kita akan lihat progresnya dan akan kita terus update ke masyarakat sudah sejauh mana yang sdh kita salurkan ini. Dan apa efek dari donasi itu," imbuh Nugroho.

Ia menjelaskan, proporsi beasiswa bagi anak yatim dan duafa tersebut dihitung sesuai porsinya, dalam catatannya jumlah murid sekolah dasar di Indonesia jauh lebih banyak, sehingga proporsi beasiswa untuk SMP dan SMA semakin sedikit. 

"Kita mapping itu 50:50, 50 persen itu untuk donasi berupa school kids tadi dan ada 50 persen yang bentuknya beasiswa," imbuhnya lagi.

Semua penerima manfaat berasal dari semua jejaring rumah yatim, yang saat ini sudah ditargetkan sebanyak 18 provinsi.

"Betul karena kita punya jejaring, sebetulnya kita ada 14 kantor layanan tapi kita punya relasi tersebar sekarang kita targetkan 18 provinsi," ujarnya

"Donasi ini merupakan amanah bagi kami, dan akan kami serahkan kepada anak-anak yatim sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi generasi individu yang sangat terampil dan kompeten," imbuh Nugroho. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo