Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Haji umrah / Tokopedia-Kemenag Jajaki Kerja Sama Umrah
Foto dok. Tokopedia
Tokopedia bisa masuk pada sistem bisnis digital dalam penyelenggaraan umrah dengan menekankan kepada semua pihak terkait untuk mematuhi regulasi

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) dengan Tokopedia melakukan diskusi dan penjajakan untuk bekerjasama pengembangan program dan usaha pada bidang keagamaan. Salah satunya adalah penyelenggaraan umrah

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan Kemenag membuka pintu lebar untuk bekerjasama kepada siapapun untuk pengembangan ekonomi umat demi terciptanya kesejahteraan masyarakat. Misalnya, kerjasama pada penyelenggaraan umrah.

Kemenag selaku regulator akan membuka ruang untuk langkah-langkah kerjasama yang lebih baik. “Jika Tokopedia mau ikut, dan itu menguntungkan masyarakat, kenapa tidak,” ujar Fachrul, di Jakarta, Kamis (19/11).

Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengaku pihaknya sudah beberapa kali bertemu menyamakan persepsi dan berdiskusi dengan jajaran Tokopedia.

Prinsipnya, Tokopedia bisa masuk pada sistem bisnis digital dalam penyelenggaraan umrah dengan menekankan kepada semua pihak terkait untuk mematuhi regulasi, dalam hal ini Undang-Undang No 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Dengan pemahaman bahwa pengembangan umrah digital harus berangkat dari prinsip penyelenggaraan umrah dilakukan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Arfi menjelaskan ada pilihan untuk masyarakat prihal umrah ini. “Pengembangan umrah digital ini sifatnya opsional,” terangnya.

Masyarakat yang akan berangkat umrah bisa memilih dua cara. Pertama, mendaftar di PPIU secara langsung sebagaimana yang berjalan selama ini. Kedua, memilih paket PPIU yang ada di market place dengan keberangkatan tetap ditentukan oleh PPIU.

Rep. Aldiansyah Nurrahman