Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Lifestyle / Tips Mendaki Gunung Bagi Traveler Muslimah
FOTO | Dok. unsplash.com
Sekalipun tengah mendaki, tidak boleh melupakan ibadah. Para muslimah bisa membawa mukena yang ringan dan praktis untuk digunakan pada waktu shalat.

Sekalipun tengah mendaki, tidak boleh melupakan ibadah. Para muslimah bisa membawa mukena yang ringan dan praktis untuk digunakan pada waktu shalat.

Sharianews.com, Jakarta – Mendaki gunung atau hiking saat ini menjadi sebuah hobi yang sangat digemari oleh banyak kalangan, termasuk para wanita berhijab. Karena hobi ini merupakan salah satu aktivitas ekstrem, perlu ada persiapan perlengkapan yang harus dibawa agar saat mendaki gunung tetap nyaman, khususnya bagi wanita berhijab.

Begitu juga dengan Nurlela, seorang guru sekolah menengah atas di daerah Tangerang Selatan. Ia menuturkan, sebelum melakukan pendakian perlu melakukan latihan fisik, menjaga kesehatan alias menerapkan gaya hidup sehat. 

“Perlu banget namanya persiapan sebelum pendakian. Persiapan di sini tuh, kayak banyakin olahraga, jaga kesehatan dan juga makanan kita, karena kalau enggak ada persiapan, khawatir kita gak kuat. Nantinya malah nyusahin orang lain,” jelasnya ketika diwawancarai, sharianews, di Jakarta (25/7).

Wanita berumur 24 tahun ini menjelaskan, bagi perempuan perlu juga direncanakan  kapan tanggal akan melakukan pendakian dan kapan tanggal "bulanannya" datang.

“Untuk perlengkapan sendiri, bawa hijab atau kerudung yang nyaman dan kita banget, kalau perlu pakai hijab instan atau kerudung segi empat supaya gak repot, jangan pakai pashmina deh,” katanya menjelaskan perlengkapan yang biasa dibawa.

Bawa perlengakpan pribadi dan alat shalat

Perempuan yang telah mendaki Gunung Munara, Gunung Galunggung, dan Gunung Ciremai itu menceritakan, tak hanya soal kerudung saja yang harus diperhatikan, tetapi juga terkait pilihan baju. Baju dengan bahan katun menjadi pilihan yang tepat saat pendakian.

“Bawa baju yang bahan katun, sehingga mudah menyerap keringat atau bahan jersey yang bahannya itu dry fit. Pokoknya bawa kaos yang senyaman mungkin. Selain itu pakai celana atau bawahan yang nyaman juga, mau itu pakai rok atau celana tapi jangan pakai celana jeans,” jelasnya.

Guru dengan nama panggilan Ela, itu juga memberi saran untuk memakai alas kaki yang ringan.

“Pakai sepatu atau sandal yang ringan, jangan ngeribetin diri sendiri, sekarang sudah banyak toko-toko ngejual sepatu untuk hiking gitu kok,” tuturnya.

Ela mengatakan, untuk perempuan saat mendaki diwajibkan juga bawa alat-alat pribadi seperti alat-alat, deodorant, tissue basah, dan kering.

“Pasti kan kita gak mandi tuh, jadi solusinya lewat deodorant, terus tissue basah buat bersih-bersih, gak perlu malu minta temenin temen buat BAB ataupun BAK,” ucapnya.

Ela melanjutkan sekalipun tengah mendaki, tidak boleh melupakan ibadah. Para muslimah bisa membawa mukena yang ringan dan praktis untuk digunakan pada waktu waktu shalat.

“Sekarang banyak yang jual model-model mukena yang ringan dan simple, kalo enggak punya mukena ringan,  bisa memanfaatkan jilbab yang lebar untuk menutupi bagian atas tubuh. Terutama bagian kepala dan tentunya kamu juga punya sarung tangan untuk menutupi tangan, serta kaus kaki,” tutupnya.

Para hijaber - muslimah yang hobi traveling, jangan lupa memperispakan diri secara matang, jika ingin mendaki untuk menikmatai panoramah pemandangan indah dari puncak gunung.(*)

 

 

Reporter : Agustina Permatasari Editor : Ahmad Kholil

Tags: