Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / For Beginners / Tips dan Trik Hatam Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Foto dok. Pexels
Salah satu hal yang dihajatkan umat muslim adalah mengkhataman Al-Qur’an dalam waktu satu bulan

Sharianews.com, Jakarta - Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah. Biasanya umat muslim berlomba-lomba memupuk pahala sebanyak-banyaknya di bulan ini.

Salah satu hal yang dihajatkan umat muslim adalah mengkhataman Al-Qur’an dalam waktu satu bulan. Tidak tanggung-tanggung target yang dicanangkan terkadang tidak hanya sekali khatam, tapi berkali-kali.

Kepala Unit Percetakan Al-Qur’an Ditjen Bimas Islam Kemenag Jamaluddin M. Marki mengatakan membaca Al-Qur’an saat Ramadan sangatlah spesial, karena menjadi ladang amal kebaikan.

Dalam laman resmi Kementerian Agama, dijelaskan banyak hadis Rasulullah yang menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an, di antaranya adalah hadis riwayat Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, No. 6469 yang berbunyi:

“Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut. Satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya. Dan aku tidak mengatakan “Alif Laam Miim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf”

Agar hajat umat muslim menghatam Al-Quran bisa tercapai di bulan suci ini, Jamaluddin memberikan tips dan triknya.

Pertama, menggunakan jumlah Juz dalam Mushaf Al-Qur’an. Caranya gunakan Mushaf Al- Qur’an yang dicetak per-Juz, biasa disebut mushaf khataman. Satu juz berisikan 11 lembar atau 22 halaman.

“Gunakan sistem target, jika 1 hari dibaca 1 juz dalam sebulan akan khatam. Mushaf Al-Qur’an terdiri dari 30 juz yang panjangnya bervariasi, jadi target yang harus dicapai adalah membaca 1 Juz setiap hari,” jelasnya.

Kedua, menggunakan jumlah lembar dalam tiap Juz Al-Qur’an; apabila dirasakan berat untuk menamatkan 1 juz di satu waktu (misalnya ba’da tarawih/atau ba’da Subuh), dapat dipertimbangkan tips yang satu ini, yaitu dengan membagi jumlah lembar dalam 1 juz kemudian dibaca setiap selesai salat wajib.

Mushaf Al-Qur’an yang umum beredar di Indonesia, rata-rata dalam 1 Juz terdapat 9-10 lembar (ada juga yang lebih). Sebagai contoh jika dalam Juz pertama terdapat 10 lembar, kemudian dibagi dengan 5 (waktu salat), maka tiap selesai salat hanya akan membaca 2 lembar saja.

Ketiga, menggunakan jumlah lembar (halaman) Mushaf Al-Qur’an. Jumlah halaman pada mushaf Al-Qur’an berbeda-beda. Sebagai contoh, Mushaf Al-Quran Standar Indonesia (MSI) yang di cetak oleh Unit Percetakan Al-Qur’an Kementerian Agama memiliki 604 halaman.

Agar bisa khatam hingga akhir bulan Ramadan ini (dengan asumsi 29 hari), maka setiap hari harus membaca 21 atau 22 halaman. Ini bisa dibaca dengan variasi waktu kapan pun dalam 1 hari tersebut, dengan target 21 halaman per hari.

Jika tidak bisa menyelesaikan 11 lembar (21 halaman) sekaligus, sebaiknya bawa selalu mushaf Al-Qur’an (atau gunakan aplikasi Al-Qur’an Digital pada smart phone) dan manfaatkan waktu-waktu luang, seperti saat jam istirahat kantor/sekolah, saat macet di jalan atau menunggu angkutan umum atau di dalam kendaraan, dan kondisi lainnya

Rep. Aldiansyah Nurrahman