Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / For Beginners / Tips Amalan Bagi Perempuan Haid di Bulan Ramadan
Foto dok. Gabby K/Pexels
Perempuan tetap bisa melakukan berbagai amalan meski sedang haid.

Sharianews.com, Jakarta – Rugi rasanya jika di bulan suci Ramadan tidak memupuk amalan. Pasalnya, di bulan yang penuh berkah ini segala amalan akan dilipat gandakan.

Biasanya para perempuan mengalami perasaan gundah terkait melakukan amalan saat Ramadan. Siklus haid atau menturasi yang datang membuat mereka tidak bisa melakukan beberapa amalan-amalan.

Tapi, menurut Direktur Urusan Agama dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim hal itu tidak perlu dikhawatirkan. Perempuan tetap bisa melakukan berbagai amalan meski sedang haid.

Ia memberikan tips kepada perempuan yang sedang mengalami siklus haid agar tetap mendapatkan keutamaan dan keistimewaan bulan Ramadan.

Siklus bulanan yang dialami perempuan seperti haid, diakuinya, memang mendapat batasan untuk menunaikan ibadah-ibadah seperti puasa, salat, membaca, dan menyentuh mushaf Al-Qur'an. Namun, perempuan haid bisa melakukan amaliah sunah lainnya.

“Di antara ibadah yang bisa dilakukan perempuan yang sedang haid adalah dengan memperbanyak berzikir, seperti membaca tasbih (subhanallah), tahlil (lailahaillallah), dan tahmid (alhamdulillah),” tutur Agus

Agus menerangkan, menurut para ulama, menghidupkan malam Ramadan tidak hanya salat, tapi juga mencakup semua ketaatan. Sebagaimana dikatakan Al-Hafizh Ibnu Hajar “Menghidupkan malam Ramadan maksudnya begadang dengan melakukan ketaatan (ibadah),” tambahnya.

Maka dari itu, perempuan yang sedang haid juga bisa melalukan amalan-amalan sunah, di samping ibadah-ibadah yang bersifat ritual juga bisa melakukan kegiatan positif yang bersifat sosial, seperti mengikuti kajian keagamaan, memberikan sedekah, dan kegiatan sosial lainnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman