Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
FOTO I Dok. Mina News
Dalam agendanya, tim kunjungan kerja dari Itjen tersebut, akan memantau kinerja tim penyiapan layanan untuk jemaah haji.

Sharianews.com, Jakarta ~ Di tengah penyelenggaraan persiapan layanan Jemaah Haji di Arab Saudi, Kantor Teknis Urusan Haji menerima kunjungan kerja dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam agendanya, tim kunjungan kerja dari Itjen tersebut, akan memantau kinerja tim penyiapan layanan untuk jemaah haji.

Dalam beberapa hari penyelenggaraan agenda kunjungannya, Tim Itjen mengikuti beberapa proses kegiatan tim yang telah dibentuk untuk menyiapkan layanan kepada jemaah haji.

Di antaranya, mengikuti kegiatan tim penyediaan katering untuk kasyfiyah (survey awal) ke dapur penyedia layanan katering di Arab Saudi yang telah mendaftar, dan beberapa saat proses negosiasinya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Itjen juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Kantor Konsulat Jenderal RI di Jeddah, dan ditemui langsung oleh Konsul Jenderal Mohamad Hery Saripudin.

Menurut Staf Teknis Haji (STH) KJRI Jeddah Endang Jumali yang juga turut hadir pada pertemuan itu, dibahas beberapa poin penting terkait kinerja dan pelayanan Kantor Teknis Urusan Haji.

“Pada pertemuan tadi dibahas 3 poin penting, di antaranya adalah pembahasan tentang struktur organisasi TUH untuk menambah fungsi umrah, melihat dari pelayanan umrah yang semakin massif dan diperlukan sekali, sekaligus juga sebagai bentuk perlindungan warga”, kata Staf Teknis Haji, seperti dilansir dari laman itjen.kemenag, Kamis (11/4).

STH KJRI Jeddah ini juga menyampaikan point pembahasan lainnya terkait audit keuangan dan kinerja, terutama dalam masa transissi dari BPIH ke DIPA, serta tentang perihal kontektual pelayanan jemaah haji yang terkoordinasi pada sistem E-Hajj Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Selain itu juga dibahas Tim Itjen dengan Pak Konjen tentang audit keuangan dan kinerja terutama dalam masa transisi dari BPIH ke DIPA, sehingga memerlukan penguatan penuh dalam pengelolaan keuangan. Dibahas juga masalah yang menyangkut dengan E-Hajj, terutama masalah pembayaran kontraktual”, pungkas Konsul Haji. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo