Rabu, 19 Februari 2020
25 Jumada al-akhirah 1441 H
Home / Lifestyle / Tiga Solusi Tantangan Pendidikan Indonesia
Peneliti Riset SEMERU, Goldy F. Dharmawan mengungkapkan, hambatan dunia pendidikan di Indonesia disebabkan banyaknya sarana dan infrastruktur yang belum memadai

Sharianews.com, Jakarta ~ Perkembangan pendidikan di Indonesia terus mengalami peningkatan. Namun, sebaran peningkatan tersebut tidak merata. Sebagian wilayah di Indonesia masih mengalami hambatan dalam perkembangan pendidikan.

Peneliti Riset SEMERU, Goldy F. Dharmawan mengungkapkan, hambatan tersebut disebabkan banyaknya sarana dan infrastruktur seperti akses jalan yang belum memadai, hingga bencana alam yang sering menimpa beberapa wilayah di Indonesia. Hambatan-hambatan tersebut masih menjadi persoalan dunia pendidikan di Indonesia.

Baca juga: Ingin Sehat? Tiru Gaya Rasulullah

Sebagai contoh perkembangan pendidikan di Pulau Jawa yang berbeda jauh dengan Pulau Papua. Perkembangan infrastruktur yang berbeda dengan Pulau Jawa, menyebabkan pendidikan di Pulau Papua masih terhambat. Hal tersebut tentu memengaruhi kualitas, fasilitas pendorong, hingga biaya pendidikan termasuk sumber daya manusia (SDM) untuk menopang kemajuan pendidikan seperti guru dan orangtua.

"Ada tiga alternatif solusi yang bisa dilakukan untuk menjawab tantangan pendidikan Indonesia saat ini. Pertama, memodifikasi kebijakan PPDB sekolah negeri. Kedua, mendorong konsep "sekolah kolaborasi". Dan terakhir, melakukan induksi dengan program pembelajaran mandiri. Indonesia saat ini memasuki tantangan pendidikan 3.0,” jelas Goldy, di Jakarta, Rabu (22/1)

Data statistik menjunjukkan lebih dari 75 persen siswa di Indonesia tidak menguasai kemampuan dasar matematika. Beberapa faktor yang menjadi kendala dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia yakni kompetensi guru yang perlu ditingkatkan, perekrutan, dan penempatan guru belum merata hingga tingkat pemahaman siswa terhadap pembelajaran dasar rendah dan mengalami ketimpangan antarprovinsi. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: