Senin, 18 Februari 2019
13 Jumada al-akhirah 1440 H
Penandatangan Peluncuran Program Wakaf Asuransi Prudential
Prudential Indonesia bermitra dengan tiga lembaga wakaf atau nazir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, Yayasan Inisiatif Wakaf (iWakaf) dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI).

Sharianews.com, Jakarta ~ PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Program Wakaf dari PRUsyariah yang menawarkan pilihan bagi nasabah dan calon nasabah dalam menyalurkan wakaf.

President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch mengatakan Prudential Indonesia merasa senang bisa menghadirkan Program Wakaf dari PRUsyariah sebagai wujud dari komitmen Prudential yang baru yaitu, ‘We Do Good’ atau ‘Kami Mewujudkan Kebajikan’. Ia menjelaskan Prudential Indonesia memiliki tiga pilihan Program Wakaf dari PRUsyariah.

Pilihan pertama adalah Wakaf Santunan Asuransi Meninggal Dunia. Dengan mewakafkan sampai dengan 45 persen. Berlaku untuk pengajuan polis baru produk PRUlink syariah generasi baru (PSGB) dan PRUlink syariah investor account (PSIA), serta polis existing PRUlink syariah assurance account (PSAA), PSIA dan PSGB

Kemudian pilihan mewakafkan sampai dengan 95 persen. Berlaku untuk pengajuan polis baru PSGB dan PSIA dengan syarat peserta memiliki polis existing artinya konvensional dan/atau Syariah yang masih aktif

Selanjutnya, pilihan yang kedua adalah Wakaf Nilai Tunai, mewakafkan dengan maksimal 1/3 dari jumlah Nilai Tunai yang terbentuk ketika peserta yang diasuransikan meninggal dunia (jika ada). Berlaku untuk pengajuan polis produk PSGB dan PSIA, serta polis existing PSAA, PSIA dan PSGB.

Terakhir, pilihan yang ketiga adalah Wakaf Santunan Asuransi meninggal Dunia dan Nilai Tunai, mewakafkan dengan Santunan Asuransi Manfaat Meninggal Dunia (sampai dengan 45 persen atau 95 persen) dan Nilai Tunai (maksimal 1/3). Ketentuan mengikuti pilihan satu dan dua.

Jens menyampaikan program Wakaf dari PRUsyariah memberikan solusi terhadap kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu mereka mewujudkan kebajikan secara berkelanjutan.

“Program ini melengkapi serangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensif dari Prudential,” jelasnya, lewat keterangannya kepada Sharianews.com (7/2/2019).

Prudential Indonesia bermitra dengan tiga lembaga wakaf atau nazir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, Yayasan Inisiatif Wakaf (iWakaf) dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah dapat memilih nazir di antara ketiga lembaga tersebut.

Ketiga lembaga tersebut memiliki rekam jejak dalam mengeloloa wakaf. Dompet Dhuafa aktif berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur dan mengelola rumah ibadah, layanan kesehatan, layanan pendidikan, dan usaha produktif.

Hingga Januari 2018, Dompet Dhuafa telah mengelola tujuh rumah sakit dan usaha kesehatan penunjang lainnya. Antara 2012 sampai 2017, rumah sakit di bawah Dompet Dhuafa telah menangani lebih dari 400.000 pasien.

Lalu, iWakaf yang didirikan oleh Lembaga Kemanusiaan Yayasan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) pada Juni 2016 memiliki visi menjadi Lembaga Wakaf profesional terpercaya yang menginspirasi dan multi manfaat, iWakaf mempunyai program wakaf dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan juga usaha produktif.

Sementara LW-MUI, memiliki Program utama dari LW-MUI saat ini adalah pembangunan Menara MUI di area seluas 22 hektar di Islamic Center Business District (ICBD) di Cipayung yang akan dipakai untuk kegiatan MUI dan juga disewakan secara komersil.

Hasil sewa akan digunakan untuk beragam kegiatan sosial di bidang pendidikan, dakwah, dan penanggulangan bencana. Peletakan batu pertama telah dilakukan pada 26 Juli 2018.

LW-MUI juga mengembangkan skema program Wakaf Sapujagat, Wakaf Musytarak, yaitu wakaf dengan dua akad (akad sedekah dan akad sedekah jariah) untuk mengambil alih utang riba. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo