Senin, 23 September 2019
24 Muḥarram 1441 H
Home / Haji umrah / Tiga Menteri Rakor di Mekkah, Bahas dan Pantau Persiapan Haji
FOTO/Dok.kemenag
Rapat mengagendakan pembahasan tentang kesiapan penyediaan layanan haji di Arab Saudi, termasuk untuk 10 ribu kuota tambahan yang telah diberikan Raja Salman kepada Presiden Joko Widodo.

Sharianews.com, Jakarta ~ Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan Nilla F Moeloek menggelar rapat koordinasi di Wisma Haji, Makkah.

Rapat mengagendakan pembahasan tentang kesiapan penyediaan layanan haji di Arab Saudi, termasuk untuk 10 ribu kuota tambahan yang telah diberikan Raja Salman kepada Presiden Joko Widodo.

"Kebijakan tambahan kuota 10.000 dikhususkan untuk lansia dan pendamping," terang Menag di Makkah, Senin (29/4).

"Kita tetap fokus pada layanan, walaupun ada penambahan kuota 10.000. Ini penting agar tidak terjadi penurunan kualitas layanan kepada jemaah," lanjutnya.

Dilansir dari laman Kemenag, rapat menyepakati bahwa penempatan jemaah yang masuk dalam kuota tambahan tetap mengacu pada sistem zonasi di Makkah, dimana penempatan jemaah dikelompokkan zonasinya berdasarkan embarkasi. Ada tujuh zona, yaitu

Syisyah: Embarkasi Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), dan Makassar (UPG)
Raudhah: Embarkasi Palembang (PLM) dan Jakarta – Pondok Gede (JKG)
Misfalah: Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS)
Jarwal: Embarkasi Solo (SOC)
Mahbas Jin: Embarkasi Surabaya (SUB)
Rei Bakhsy: Embarkasi Banjarmasin dan Balikpapan
Aziziah: Embarkasi Lombok (LOP)

"Layanan katering dan transportasi bus selawat di Makkah juga mengacu pada ketetapan awal, hanya jumlahnya disesuaikan dengan adanya penambahan kuota," tuturnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar menambahkan, sampai saat ini, persiapan layanan di Makkah sudah hampir final, baik akomodasi, katering, maupun transportasi. "Total layanan di Makkah sudah 95 persen siap, termasuk dengan kuota tambahan, untuk layanan di Madinah, masih proses akhir untuk yang penambahan kuota " terangnya.

Selepas rakor, Menko PMK, Menag, dan Menkes bersama tim penyedia layanan dan KUH meninjau kesiapan dan kualitas hotel yang akan ditempati jemaah haji Indonesia. Besok, rombongan dijadwalkan akan bertolak ke Madinah.

"Di Madinah, akan ada peresmian Kantor Kesehatan Haji Indonesia yang baru," tutup Nizar. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo