Minggu, 25 Oktober 2020
09 Rabi‘ al-awwal 1442 H
Home / Keuangan / Tiga Kali Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp25,40 Triliun
Foto dok. Pexels
Pemerintah sudah memenangkan Rp25,40 triliun dari lelang sukuk negara

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (29/09), dengan total penawaran masuk sebesar Rp19,86 triliun.

Berdasarkan keterangan DJPPR, total nominal yang dimenangkan dari seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp6,40 triliun. Hasil tersebut lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar Rp10 triliun.

Sebelumnya pemerintah juga telah melaksanakan lelang serupa dua kali dan masing-masing memenangkan Rp9,5 triliun di bulan ini. sehingga dari lelang dua kali ini total yang dimenangkan sebanyak Rp19 triliun.

Artinya, jika ditotal dua kali lelang sebelumnya dan lelang yang diadakan Selasa (29/09) pemerintah sudah memenangkan Rp25,40 triliun dari lelang sukuk negara.

Seri SBSN yang dilelang pada 29 September 2020 ini adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).

“Pemerintah melaksanakan lelang SBSN pada tanggal 29 September 2020 untuk seri SPNS02032021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS026 (reopening), PBS003 (reopening), PBS025 (reopening), dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Seri SPNS02032021 memiliki tingkat imbalan secara diskonto dengan tanggal jatuh tempo pada 2 Maret 2021. PBS027 menawarkan tingkat imbalan 6,5 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2023.

Seri PBS026 jatuh tempo 15 Oktober 2024 dengan tingkat imbalan 6,625 persen. Sementara itu, seri PBS003 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Januari 2027 dengan tingkat imbalan 6,00 persen.

Seri PBS025 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Mei 2033 dengan tingkat imbalan 8,375 persen. Terakhir, PBS028 tidak dijelaskan berapa tingkat imbalan yang ditawarkan 7,75 persen dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

Rincian jumlah penawaran yang masuk dan jumlah nominal dimenangkan keenam seri antara lain, untuk SPNS02032021 penawarannya yang masuk Rp1,32 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp700 miliar. Sementara, PBS027 ditawar Rp2,18 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp1,20 triliun.

Sementara untuk seri PBS026, PBS025, dan PBS028 penawaran yang masuk Rp2,99 triliun, Rp6,72 triliun, dan Rp6,45 triliun. Rincian nominal yang dimenangkan yakni Rp1,60 triliun, Rp900 miliar dan Rp2,00 triliun. Namun untuk seri PBS003 tidak ada nominal yang dimenangkan, meski ditawar Rp201 miliar.

Terkait tanggal pembayaran imbalan, seri SPNS02032021 akan dilakukan di akhir periode, sedangkan untuk seri PBS027 15 Mei dan 15 November, PBS026 15 April dan 15 Oktober, dan PBS028 15 April dan 15 Oktober.

Sebagai informasi, sukuk merupakan investasi sesuai syariah yang aman dan menawarkan return menarik. Sukuk dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Rep. Aldiansyah Nurrahman