Jumat, 19 Juli 2019
17 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Keuangan / Tiga Cara Ini Dilakukan Pegadaian Syariah untuk Tingkatkan Pertumbuhan
FOTO I Dok. kembarpro.co.id
Untuk mencapai pertumbuhan hingga 27 Mei 2019 itu, Kepala Pegadaian Syariah Rully Yusuf mengungkapkan, ada berbagai program yang dilakukan corporate strategy dari Pegadaian Syariah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Unit Usaha Syariah Pegadaian mencatatkan pertumbuhan produk jelang Lebaran, tepatnya hingga 27 Mei 2019. Produk seperti Rahn, Rahn Tasjily Tanah, Arrum Emas, Arrum Mikro, Arrum Haji dan Amanah total mencatatkan Rp 7,93 triliun meningkat dari akhir tahun 2018 yang berjumlah Rp 6,88 triliun.

Untuk mencapai pertumbuhan hingga 27 Mei 2019 itu, Kepala Pegadaian Syariah Rully Yusuf mengungkapkan, ada berbagai program yang dilakukan corporate strategy dari Pegadaian Syariah.

"Kita mempunyai program-program yang alhamdulillah memberikan dampak yang signifikan, " jelasnya menegaskan, saat ditemui Shrianews.com, di Jakarta, Rabu (29/5).

Cara pertama yang dilakukan Pegadaian Syariah yaitu pertama adalah program employee gate customers atau karyawan memprospek orang lain.

Seluruh karyawan Pegadaian Syariah yang berjumlah 13.500 beserta keluarganya melakukan prospek.

Didukung dengan aplikasi, semua kegiatan dapat terpantau. Prospek perkembangan penggantian nasabah dapat terlihat.

Aplikasi tersebut akan memberikan keterangan sudah berapa yang di prospek, berapa yang closing, menunjukan tingkat performa, poin dan rupiah yang didapat.

Kemudian, cara yang kedua adalah dengan agen. Masyarakat luas dijadikan agen pegadaian syariah untuk menawarkan produk Pegadaian Syariah.

Saat ini sudah ada 2 ribu agen yang dimiliki Pegadaian Syariah, sedangkan yang termasuk agen aktif berjumlah 1.200 agen.

Mereka yang termasuk agen aktif adalah yang memasarkan produk Pegadaian Syariah dalam sebulan lima kali memasarkan, sedangkan yang tidak aktif kurang dari itu.

Cara ketiga atau terakhir Pegadaian Syariah adalah dengan cara chanelling. Produk dari Pegadaian Syariah terhubung dengan konvensional. Salah satu contohnya adalah dengan terlibat dalam outlet konvensional untuk bantu menguatkan produk syariah.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo