Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Ziswaf / Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal
Foto/dok.romy
Dompet Dhuafa melalui Tebar Hewan Kurban (THK) yang sudah mengamankan pasokan hewan kurban, lengkap dengan standar memadai, berkualitas hingga harga yang terjangkau

Sharianews.com, Cianjur ~ Hari Raya Kurban tinggal sebulan lagi, tetapi harga daging di pasaran mulai merangkak naik. Hal tersebut dipicu oleh pasokan daging di sentra ternak berkurang yang disebabkan musim kemarau dan kekeringan.

Saat ini, sejumlah lembaga sudah menyiapkan hewan kurban. Salah satunya adalah Dompet Dhuafa melalui Tebar Hewan Kurban (THK) yang sudah mengamankan pasokan hewan kurban, lengkap dengan standar memadai, berkualitas hingga harga yang terjangkau (Rabu, 10/7).

"Tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan kurban sebanyak 30.000 ekor dan pendistribusiannya menjangkau 21 Provinsi di Indonesia, termasuk juga wilayah terdampak bencana seperti Palu, Lombok, Banten, Samarinda dan Konawe. Selain Itu, Dompet Dhuafa mendistribusikan hewan kurban ke tujuh negara seperti Timor Leste, Filipina, Myanmar, Vietnam, Palestina, Thailand dan Bangladesh," ujar Etika Setiawanti, GM Marketing Communication Dompet Dhuafa di saung ternak Kahadean, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat.

Sementara di tempat yang sama, Kamaludin, GM Program Pemberdayaan Ekonomi menjelaskan pendistribusian THK sudah dimulai dari tahun 1993, saat Dompet Dhuafa berdiri.

"Terkait untuk distribusi hewan kurban di THK kami memang sudah dari 2013 sebelumnya, namun di tahun 1993 kita ada namanya 999 hewan kurban," ungkapnya.

Sementara untuk cakupan distribusi target di 2019, lebih lanjut dikatakan Kamaludin, mencakup di 21 provinsi dan di 1546 desa.

"Polanya adalah kami mau membangun kemitraan dengan mitra-mitra yang ada di daerah sehingga distribusinya bisa tersebar seimbang dan merata," sambung Kamaludin.

Setiap tahunnya, THK menjadi program puncak atau panen bagi peternak pemberdayaan tersebut. Kepastian pasar mereka dapatkan melalui THK Dompet Dhuafa, termasuk menjadi garda depan penyebaran hewan kurban ke seluruh pelosok Indonesia.

THK memiliki tujuan agar daging kurban terasa merata manfaatnya dan tidak menumpuk di kota-kota besar saja. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo