Jumat, 6 Desember 2019
09 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Keuangan / TAZKIA Gelar Sidang Terbuka, Rektor: Diharapkan Tujuh Tahun Lagi Jadi Universitas
Acara ini merupakan kegiatan pamungkas dari agenda Indonesia Islamic Economics Forum 2019.

Sharianews.com, Jakarta ~ Institut Agama Islam TAZKIA kembali menggelar Sidang Terbuka Senat Institut Agama Islam TAZKIA dalam rangka Wisuda ke-XV di Gedung Puri Bengawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11).

Acara ini merupakan kegiatan pamungkas dari agenda Indonesia Islamic Economics Forum 2019. Dua acara sebelumnya yakni Grand Launching Institut Tazkia dan Funwalk Ekonomi Syariah juga digelar.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia Syafi’i Antonio berpesan kepada para wisudawan ke-XV, bahwa ini adalah akhir dari sebuah permulaan, awal dari Rihlah al-‘Ilmiyyah. Ijazah dan sertifikat bukan segalanya tetapi itu adalah tanda sudah menyelesaikan perjalanan intelektual.

“Di tengah zaman distruptif ini, alumni dituntut untuk memiliki keilmuan yang luas dan mumpuni secara akademik. Tidak melupakan enam basic principal ini untuk mengantarkan kita Sa’adah fii ad-Dunya wa al-Akhirat yaitu kebahagiaan di dunia dan di akhirat,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Institut TAZKIA, Murniati Mukhlisin mengatakan, acara wisuda tahun ini adalah kali pertama menggunakan logo baru Institut TAZKIA setelah adanya surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

“Diharapkan bahwa tujuh tahun lagi Institut TAZKIA akan bertransformasi menjadi Universitas TAZKIA yang mendunia sesuai visi kampus yang ditetapkan hingga tahun 2025,” ujar Murniati.

Murniati menambahkan, Institut TAZKIA meraih penghargaan sebagai kampus pertama dan teraktif dalam mempromosikan ekonomi syariah di Indonesia.

Seluruh alumni diharapkan memiliki kepekaan terhadap perubahan industri dan lapangan pekerjaan yang semakin banyak tantangan terutama masalah ekonomi. Masalah ekonomi ini harus diselesaikan secara bersama-sama.

Wisuda kali ini meluluskan sebanyak 415 wisudawan yang terdiri dari program studi Akuntansi Syariah 143 orang, Ekonomi Syariah 46 orang. Hukum Ekonomi Syariah 25 orang, Manajemen Bisnis Syariah 161 orang, D3 9 orang, dan Pasca Sarjana 31 orang. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: