Jumat, 6 Desember 2019
09 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Keuangan / Taspen Bentuk Unit Investasi Syariah, KNKS: Momentum yang Luar Biasa
Dengan adanya deklarasi Taspen tersebut, mampu menjawab dan menunjukkan tren perkembangan ekonomi syariah yang positif.

Sharianews.com, Jakarta ~ PT Taspen (Persero) deklarasikan terjun ke dalam sektor keuangan syariah dengan cara membentuk unit investasi syariah per 1 Januari 2020.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Hukum dan Hubungan Eksternal KNKS, Taufik Hidayat mengungkapkan, hal itu merupakan momentum yang luar biasa. Selama ini banyak pertanyaan mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang belum signifikan. Dengan adanya deklarasi Taspen tersebut, mampu menjawab dan menunjukkan tren perkembangan ekonomi syariah yang positif.

“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini sudah ada deklarasi maupun statement dari Pak Iqbal Latanro, Direktur Utama Taspen.  Di mana Taspen sebagai salah satu investor institusi yang sangat besar, dananya sangat besar,” ucapnya, dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (14/11/).

Pengembangan ekonomi syariah, menurutnya perlu memperhatikan dua sisi, supply dan demand. Selama ini yang terjadi lebih menekankan kepada sisi supply. Dengan adanya dorongan Taspen, akan membantu dari sisi demand.

“Sekarang sudah secara terbuka disampaikan Taspen, bahwa ada persiapan dari Taspen untuk melakukan switching, melakukan pengembangan dalam portofolio yang berbasis syariah,” ucap Taufik.

Ke depannya nasabah memiliki alternatif dalam bertransaksi. Bisa dengan skema konvensional atau syariah. Selain itu, tujuannya untuk pengembangan ekonomi, karena dana nasabah akan masuk ke dalam sektor riil maupun ke ekonomi.

Taspen telah memiliki instrumen investasi syariah sebesar Rp9,1 Triliun pada tahun 2018 dengan peningkatan rata-rata dari tahun 2016 sebesar 34 persen. Peningkatan tersebut terdiri dari saham yang terdaftar pada Jakarta Islamic Capital Market (Jakisl), Sukuk dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Sedangkan total dana investasi yang dikelola oleh Taspen sebesar Rp254triliun yang terdiri dari dana akumulasi pensiun dan dana pengelolaan Tabungan Hari Tua (THT). (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: