Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Lifestyle / "Tahun Baru Islam Tetap 1 Muharram 1443 H, Liburnya yang Berubah"
Ilustrasi Pexels
hari libur tahun baru hijriyahnya yang digeser

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan bahwa tahun baru Islam tidak berubah, tetap 1 Muharram 1443 H. Hanya, hari libur tahun baru hijriyahnya yang digeser, awalnya 10 Agustus menjadi 11 Agustus 2021 M.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan perubahan ini tertuang dalam Keputusan bersama Menteri Agama (Menag), Menteri Ketnagakerjaan (Menaker), dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  (Menpan RB) No 712, 1, dan 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Selain hari libur dalam rangka peringatan 1 Muharram 1443 H, ada juga perubahan hari libur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, 12 Rabiul Awwal 1443 H. "Awalnya hari liburnya 19 Oktober, berubah menjadi 20 Oktober 2021 M," jelasnya.

"Sedangkan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Natal pada 24 Desember 2021 M, ditiadakan," sambungnya, di Jakarta, Rabu (05/08).

Kamaruddin menjelaskan, kebijakan ini sebagai bagian dari upaya  pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19.

"Ini ikhtiar untuk mengantisipasi munculnya klaster baru, maka dipandang perlu dilakukan perubahan hari libur dan cuti bersama tahun 2021 M. Jadi hari liburnya saja yang berubah, bukan hari besar keagamaannya," tandasnya

Rep. Aldiansyah Nurrahman