Kamis, 4 Juni 2020
13 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Sukuk Negara Penting bagi Kemaslahatan Bangsa
FOTO | Dok. aldy.sharianews.com
Sejak diterbitkan pertama kali tahun 2008, Sukuk Negara telah berperan di dalam memperluas pembiayaan APBN serta mendukung pengembangan pasar keuangan syariah.

Sharianews.com, Jakarta. Kementrian Keuangan (Kemenkeu) menggelar seminar tentang Sukuk bertajuk “Satu Dasawarsa Sukuk Negara untuk Kemaslahatan Bangsa dan Launching Sukuk Tabungan seri ST-002, di Aula Dhanapala Kementrian Keuangan. Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman mengatakan acara tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para stakeholders, investor, dan masyarakat umum terhadap peran penting Sukuk Negara dalam mengembangkan keuangan syariah di tanah air, khususnya instrumen Sukuk Negara.

“Melalui even ini kami ingin ada peningkatan awareness dari para stakeholders, investor-investor, dan  masyarakat secara umum terhadap keuangan syariah, khususnya Sukuk Negara, termasuk pemahaman terhadap capaian-capaian dan kontribusi Sukuk Negara selama 10 tahun terakhir,”jelas Luky.

Lewat kegiatan hari ini juga diharapkan dapat terjalin diskusi dan dialog yang konskruktif mengenai pengelolaan pembiayaan negara dan pengembangan Sukuk Negara di pasar domestik dan internasional.

Di dalam paparannya, Luky menjelaskan pemerintah mulai menerbitkan Sukuk Negara sejak 2008, diawali dengan disahkannya Undang-Undang Nomor19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN.

“Langkah tersebut sebagai salah satu upaya kita untuk memperluas alternatif pembiayaan APBN, sekaligus mengembangkan pasar keuangan syariah,”kata Luky.

Selanjutnya dalam kurun waktu 10 tahun, Sukuk Negara telah berperan penting, tidak hanya sebagai instrumen pembiayaan APBN, membiayai proyek infrastuktur di tanah air, tetapi juga sebagai katalis perkembangan keuangan syariah, baik dalam negeri maupun internasional, serta menyediakan instrumen keuangan syariah yang aman dan kredibel.

Hingga saat ini akumulasi penerbitan Sukuk Negara telah menyentuh angka Rp 944 triliun dengan outstanding sebesar Rp 651 triliun.

Tujuh instrument Sukuk Negara

Terdapat tujuh instrumen Sukuk Negara yang diterbitkan melalui tiga metode penerbitan, baik di pasar domestik maupun internasional.  Terdapat pula empat jenis akad Sukuk Negara, berikut akses yang mendasarinya, serta didukung oleh enam fatwa dan satu ketetapan Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Mulai tahun 2013 pemerintah mengembangkan skema pembiayaan proyek melalui Sukuk Negara, dan hingga kini total alokasi Sukuk Proyek mencapai Rp 62,4 triliun, yang digunakan untuk membiayai 1.592 proyek di 34 provinsi.

Pemerintah juga menerbitkan Sukuk Negara untuk investor individu, yaitu Sukuk Retail dan Sukuk Tabungan untuk mendukung inklusi finansial di Tanah Air. Selain itu, juga menerbitkan Sukuk Negara secara regular di pasar internasional sejak 2009. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil