Selasa, 17 September 2019
18 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Strategi Allianz Life Syariah di 2019
FOTO I Dok. Lifepal.co.id
Allianz Life Syariah berusaha untuk berinovasi menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan kaidah syariah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Unit usaha syariah dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) terus berusaha mengatur strategi di tahun 2019.

Managing Director Sharia Allianz Life Indonesia, Yoga Prasetyo mengatakan, ada beberapa strategi yang usung Allianz Life Syariah antara lain: Allianz Life Syariah berusaha untuk berinovasi menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan kaidah syariah.

“Tahun ini, kami meluncurkan Flexi CI Syariah dan Fitur Wakaf untuk melengkapi produk yang sudah ada,” jelas Yoga, kepada Sharianews.com.

Menghadapi era disrupsi, Allianz Life Syariah akan memaksimalkan pemanfaatan teknologi terutama untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan juga mitra bisnis terkait dengan proses penjualan, administrasi polis, pemeliharaan polis termasuk penanganan klaim.

Selain langkah strategis mengembangkan jaringan pemasaran, Allianz Life Syariah juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di industri keuangan syariah, serta secara berkesinambungan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada generasi milenial

Allianz Life Syariah berhasil mencatatkan kinerja positif pada tahun 2018 dengan perolehan Pendapatan Premi Bruto sebesar Rp1,107triliun, atau meningkat sebesar 9,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Total aset juga tercatat mengalami pertumbuhan, yakni sebesar 6,4 persen atau meningkat dari Rp2,7triliun menjadi Rp2,9triliun pada tahun 2018.

Dana Tabarru Allianz Life Syariah di tahun 2018 juga meningkat sebesar 8,3 persen menjadi Rp593,7miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp548,3miliar. Dana Tabarru sendiri adalah kumpulan dana yang berasal dari kontribusi peserta asuransi syariah dan digunakan sebagai dana tolong menolong kepada peserta lain yang terkena musibah sesuai akad Tabarru yang telah disepakati.

Pertumbuhan positif Dana Tabarru menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dalam mengamanahkan pengelolaan perlindungan asuransi jiwa syariahnya kepada Allianz Life Syariah. Hal ini juga tercermin dari jumlah peserta Allianz Life Syariah yang meningkat sampai dengan 102.094 peserta pada 2018.

Di sisi lain, Allianz Life Syariah memenuhi amanah dari para peserta dengan menyalurkan Dana Tabarru untuk pembayaran klaim dan manfaat asuransi kepada sesama peserta sebesar Rp412,2miliar pada tahun 2018 atau meningkat 7,4 persen dibandingkan tahun 2017. 

“Pertumbuhan positif ini tentu tidak lepas dari berkembangnya tren industri syariah di masyarakat dan peranan generasi millenial yang merupakan potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar Yoga.(*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo