Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Keuangan / STEI Tazkia Luncurkan Pusat Studi Halal yang Ke-15
FOTO I Dok. medium.com
“Pusat studi halal ini akan mampu menampung aspirasi-aspirasi dari civitas akademika STEI Tazkia maupun juga dari luar kampus,” jelas Murniati dalam acara olah akal civitas akademika kampus STEI Tazkia, Monday Forum

Sharianews.com, Bogor ~ Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia meluncurkan pusat studi halal yang ke-15 di Bogor, Senin (17/6).

Rektor STEI Tazkia, Murniati Mukhlisin mengatakan, saat ini, perguruan tinggi menjadi tempat bagi pengembangan industri halal. Kampus merupakan tempat untuk mencari dan menggali apa yang bisa dikontribusikan untuk umat dan melalui pusat studi halal. Pusat studi halal yang ke-15 STEI Tazkia sudah bergerak aktif dalam beberapa bulan terakhir.

“Pusat studi halal ini akan mampu menampung aspirasi-aspirasi dari civitas akademika STEI Tazkia maupun juga dari luar kampus,” jelas Murniati dalam acara olah akal civitas akademika kampus STEI Tazkia, Monday Forum.

Dirinya berharap, dengan adanya pusat studi halal tersebut, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta pendidikan dari sektor industri halal akan lebih berkembang.

Selain itu, Murniati juga menyampaikan Program Studi Ekonomi Syariah STEI Tazkia juga mengembangkan Konsentrasi Industri Halal. Tujuan dihadirkan konsentrasi tersebut, dilandasi STEI Tazkia ingin berkontribusi untuk mengembangkan ekosistem yang ada.

“Harapannya dari konsentrasi yang tadi sudah dikembangkan, bisa menjadi program studi tersendiri yang akan datang. Saat ini masih di bawah Program Studi Ekonomi Syariah yang alhamudilillah sudah mendapatkan akreditasi A beberapa bulan yang lalu,” tutur Murniati.

Lebih lanjut, ia menambahkan, segenap instansi di Indonesia sudah bekerja sama mengembangkan industri halal, termasuk kampus-kampus ini menunjukan bahwa industri halal atau hidup secara halal menjadi suatu gaya hidup yang didambakan oleh umat Muslim di Indonesia maupun di tataran internasional. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo