Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ekbis / Sri Mulyani Minta Pesantren Berperan Sebagai Sentra Kegiatan Ekonomi Kerakyatan
Foto dok. Instagram Sri Mulyani
Pesantren sekaligus sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Sharianews.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta santri dan pesantren di seluruh Indonesia mampu menjalankan peran penting sebagai sentra bagi kegiatan ekonomi kerakyatan, sekaligus sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Selain itu, santi dan pesanten diharapkan menjadi sumber insipirasi terhadap daya tahan yang mampu terus berkreasi di dalam cobaan pandemi Covid-19 saat ini.

“Kolaborasi yang solid antar berbagai elemen masyarat terutama santri dan pesantren sangat penting di dalam mewujudkan akselerasi perekomian rakyat, apalagi di tengah pandemi yang memang memberikan dampak negatif,” jelasnya menegaskan, dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22/10).

Pandemi Covid 19 yang terjadi saat ini, disebut Sri Mulyani tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan, tapi juga sosial, ekonomi dan keuangan. Pemerintah terus berupaya menangani aspek yang terdapak tersebut.

Pemerintah mengalokasikan berbagai anggaran untuk menolong masyarakat, dunia usaha, juga bagi pesantren dan pendidikan keagamaan bertahan dan kembali pulih.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan Hari Santri Nasional 2020 menjadi momentum mendorong pesantren untuk tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan pusat dakwah, tapi juga pusat ekonomi. Sehingga terwujud kemandirian ekonomi pesantren.

“Momentum pensantren dalam pengembangan peran ekonomi syariah nasional dan tentu saja dalam pemulihan ekonomi nasional,” imbuh Perry.

Perry mengungkapkan Bank Indonesia melihat pesantren memiliki potensi yang besar untuk menggerakkan ekonomi syariah yang inklusif.

Rep. Aldiansyah Nurrahman