Sabtu, 23 Januari 2021
10 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Ekbis / Sri Mulyani: Ekonomi Syariah tidak Hanya Sekedar Akad
Foto/dok.romy
Sebagai ketua umum IAEI terpilih, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan kembali tentang ekonomi syariah tidak hanya berhenti pada pencapaian instrumen atau transaksi keuangan yang berbasis akad syariah saja.

Sharianews.com, Jakarta ~ Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) menunjuk Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua Umum periode 2019-2023. Menggantikan ketua sebelumnya Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

Sebagai ketua umum IAEI terpilih, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan kembali tentang ekonomi syariah tidak hanya berhenti pada pencapaian instrumen atau transaksi keuangan yang berbasis akad syariah saja.

"Tidak pula hanya aspek legalitasnya saja tetapi lebih luas dari itu, kita harus memfokuskan ekonomi Islam Indonesia untuk hadir dalam menjawab permasalahan umat Islam seperti kemiskinan, kekurangan gizi, kesempatan mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan akses terhadap fasilitas dasar," ucapnya dalam pidato ketua umum IAEI di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (25/8)

Tantangan ekonomi Indonesia adalah tantangan juga bagi umat Islam di Indonesia. Menkeu Sri menambahkan, bahwa Indonesia harus mampu ikut menjadi bagian dari solusi untuk mengatasinya.

Menkeu Sri juga mengungkapkan, ekonomi dan keuangan Islam yang didakwahkan hendaknya tidak hanya memiliki fokus yang bersifat superfisial.

"Kita harus memiliki fokus untuk mengatasi kesejahteraan umat dan menciptakan ekonomi yang adil karena ajaran Islam yang paling utama membangun keadilan, memperjuangkan keadilan dan mewujudkan di dalam bentuk keadilan," sambungnya

"Kesempatan bagi semua umat untuk dapat meraih kemajuan kesejahteraan serta meningkatkan martabat dirinya," sambung Menkeu.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal IAEI, Munifah syanwani juga mengucapkan selamat kepada ketua umum terpilih Sri Mulyani Indrawati dengan harapan IAEI dibawah kepemimpinannya, IAEI dapat lebih besar lagi dan menghantarkan beliau ke tempat yang lebih tinggi. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo