Sabtu, 23 Januari 2021
10 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Spesial Ramadan, Mesir Longgarkan Aturan Lockdown untuk Hotel
Foto dok. Freepik
Hotel di sana dibuka kembali untuk wisatawan domestik. Namun, tetap ada serangkaian peraturan yang harus dipatuhi.

Sharianews.com, Spesial di bulan suci Ramadan ini, Mesir memutuskan melonggarkan aturan lockdown. Hotel di sana dibuka kembali untuk wisatawan domestik. Namun, tetap ada serangkaian peraturan yang harus dipatuhi.

Hotel di Mesir kini boleh menyambut wisatawan lokal hingga akhir Mei mendatang dan hanya beroperasi dengan kapasitas sekitar 25 persen saja. Selain itu, hotel tersebut juga diminta untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan penularan virus corona yang ketat.

Dilansir The Sun, Kabinet Mesir telah mengeluarkan kebijakan baru yang bertujuan untuk membangkitkan sektor pariwisata. Mereka mewajibkan hotel yang kembali beroperasi tersebut untuk memiliki klinik dan juga seorang dokter.

Dalam pernyataannya Kabinet Mesir menambahkan, mereka juga mewajibkan hotel-hotel tersebut untuk memeriksa suhu tubuh secara teratur dan memasang peralatan disinfektan. Selain itu, para tamu yang hendak memesan kamar juga mesti melakukan pemesanan secara daring. 

Lebih lanjut, para staf hotel yang akan bekerja kembali di hotel tersebut juga diwajibkan menjalani rapid test sebelum melayani para tamu. Pihak hotel juga harus menyediakan satu ruangan yang berfungsi sebagai tempat karantina tamu yang ternyata mengalami indikasi terpapar virus corona. 

Mulai 1 Juni mendatang, secara bertahap hotel di Mesir akan diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas maksimum 50 persen. Meski begitu, setiap resor ataupun hotel tidak diizinkan menggelar pesta pernikahan atau pesta, kegiatan hiburan yang bersifat massa, menyajikan sisha, atau prasmanan. 

Restoran hotel juga harus menetapkan menu yang sudah ditetapkan sebelumnya dan memperluas jarak antar satu meja dengan meja lainnya. Diharapkan dibukanya kembali hotel tersebut bisa membangkitkan kembali pariwisata Mesir yang terpukul akibat virus corona.

Sebagai informasi, pandemi virus corona telah melumpuhkan sektor pariwisata Mesir yang menyumbang sekitar 12-15 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara tersebut. Akibatnya, Mesir diperkirakan kehilangan 1 miliar dolar AS setiap bulannya. 

Rep. Aldiansyah Nurrahman