Sabtu, 11 Juli 2020
21 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / Solusi Covid-19, KNEKS Luncurkan Buku Keuangan Syariah untuk Negara OKI
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerja sama dengan DinarStandard dan Salaam Gateaway meluncurkan buku "Impacts of the Covid-19 Outbreak on Islamic Finance in the OIC Countries", Kamis (4/6).

Sharianews.com, Jakarta - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerja sama dengan DinarStandard dan Salaam Gateaway meluncurkan buku "Impacts of the Covid-19 Outbreak on Islamic Finance in the OIC Countries".

Buku ini merupakan kontribusi nyata KNEKS dalam memperkaya khazanah pengetahuan mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap keuangan syariah, serta solusi dan rekomendasi yang ditawarkan di berbagai negara yang mewakili 87 persen aset keuangan syariah di seluruh dunia.

Publikasi ini dikemas dalam 13 artikel yang disusun oleh 24 penulis dan 3 editor dari 12 negara (Bahrain, Bangladesh, Brunei Darussalam, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Oman, Pakistan, Saudi Arabia, Turkey, Uni Emirat Arab).

Direktur Eksekutif KNEKS Ventje Rahardjo berharap buku ini dapat memberikan referensi mengenai peluang dan tantangan keuangan syariah dalam era pandemi Covid-19 berdasarkan perspektif 12 negara Organiasai Kerja sama Islam (OKI) yang terlibat.

“Harapannya buku ini menjadi rekomendasi bagi para pemangku kepentingan, terutama di negara-negara OKI, dalam pengambilan kebijakan terkait pemulihan kondisi keuangan syariah pasca era pandemi Covid-19,” jelas Ventje, Kamis (4/6).

Buku ini menyajikan analisis data, tanggapan dan solusi dari dampak Covid-19 pada keuangan syariah yang dibahas berdasarkan perspektif para praktisi, akademisi, dan industri terkait. Sektor keuangan yang dibahas dalam buku ini mencakup sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB).

Berdasarkan data S&P Global BMI, selama Q1 2020, ekuitas global turun 22,3 persen. Selain itu, berdasarkan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) terakhir yang disesuaikan untuk tahun 2020, pertumbuhan perekonomian negara-negara OKI akan mengalami penurunan, dengan proyeksi penurunan terbesar terjadi di Turki, Malaysia, dan Oman.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat mengungkapkan waktu pengerjaan buku ini sangat terbatas.

“Proses memakan satu bulan lebih sedikit, sudah selesai. Draf awalnya bahkan hanya tiga minggu,” ujar Emir yang juga merupakan salah satu editor buku ini.

Rep. Aldiansyah Nurrahman