Minggu, 5 Juli 2020
15 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Haji umrah / Siskohat: 31.422 Jemaah Lunasi Biaya Haji
FOTO I Dok. pexels
Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Sharianews.com, Jakarta ~ Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), terhitung sudah ada 14.181 jemaah per 22 Maret 2020 yang telah melakukan pelunasan. Sehingga jumlah total calon jemaah haji yang tercatat mencapai 31.425.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Muhajiri menyampaikan, kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

“Kuota haji reguler terbagi menjadi tiga, yaitu 199.518 untuk jemaah haji reguler tahun berjalan, 2.040 prioritas kuota jemaah haji lanjut usia, 1.512 untuk kuota petugas haji daerah, dan 250 petugas pembimbing ibadah KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh),” ujar Muhajiri.

Sementara itu, Kasubdit Pendaftaran Haji, Hanif menambahkan, lima provinsi dengan jumlah pelunasan terbanyak berasal dari Jawa Barat (8.770), Jawa Timur (5.241), Jawa Tengah (3.405), Banten (2.203), dan DKI Jakarta (1.669).

Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama akan berlangsung hingga 17 April 2020. Pelunasan bisa dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT.

"Pelunasan BPIH dilakukan pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH tempat setoran awal dengan menunjukkan bukti pembayaran setoran awal BPIH lembar pertama. Mulai tahun ini, selain datang langsung ke BPS, pelunasan juga bisa dilakukan secara non-teller melalui internet dan mobile banking,” jelas Hanif.

Sebelum melakukan pelunasan, jemaah yang berhak melakukan pelunasan biaya haji tahun ini, agar melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit. Sebab, keterangan istitha’ah secara kesehatan, menjadi salah satu syarat untuk melakukan pelunasan.

Kementerian Agama telah merilis daftar nama jemaah berhak lunas pada laman haji.kemenag.go.id. Daftar nama tersebut juga bisa dicek langsung di Kantor Kemenag Kab/Kota setempat.Untuk memudahkan jemaah, Kemenag juga telah menyiapkan aplikasi haji pintar, sehingga jemaah bisa melakukan pengecekan dari rumah masing-masing.

"Aplikasi haji pintar sudah tersedia di Playstore. Aplikasi tersebut bisa didownload dengan nama “Haji Pintar” dengan icon Kabah dan tulisan ‘Haji Pintar’," pungkas Hanif. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo