Jumat, 19 Juli 2019
17 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Keuangan / Setelah Hipmi, Alami Bersiap Gandeng Komunitas Hijrah
FOTO I Dok. finansialku.com
CEO Alami Dima Djani mengatakan, target kerja sama dengan sejumlah komunitas adalah upaya untuk mengenalkan dan mengembangkan konsep bisnis Alami.

Sharianews.com, Jakarta ~ Perusahaan fintek syariah, PT Alami Fintek Sharia setelah menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya berencana menggandeng sejumlah komunitas hijrah dalam rangka membangun kemitraan pendanaan berbasis syariah,

CEO Alami Dima Djani mengatakan, target kerja sama dengan sejumlah komunitas adalah upaya untuk mengenalkan dan mengembangkan konsep bisnis Alami.

“Kita melihat banyaknya kesadaran masyarakat terutama untuk gaya hidup dan keuangan syariah, dimulai dari komunitas-komunitas. Tidak cuma itu, kita juga melihat perkembangannnya dari tahun ke tahun semakin pesat,” tutur Dima kepada Sharianews belum lama ini.

Alami juga ingin membantu komunitas-komunitas tersebut dalam melakukan transaksi keuangan, terutama dalam konsep simpan-pinjam dan investasi yang berbasis syariah.

“Tapi bagaimana caranya agar hal-hal itu bisa didapatkan dengan mudah dan terpercaya, itu Alami mau ada di sana. Mereka bisa lewat Alami. Bisa aman dan terpercaya,” ujar Dima.

Sejauh ini, Alami masih berdiskusi dengan sejumlah komunitas hijrah. “Kita memang sedang fokus pemasaran produk, internal development, sembari berdiskusi dengan beberapa komuitas tersebut,” jelas Dima.

Terkait kerja sama antara Alami dengan Hipmi yang terjalin akhir bulan lalu, dirinya mengungkapkan bahwa fokus dari kesepakatan kerja sama tersebut adalah pengadaan akses pembiayaan usaha berbasis syariah bagi seluruh anggota Hipmi Jaya.

Alami sebagai penyedia teknologi, ke depan bisa diakses oleh pengusaha melalui aplikasi mobile Jaya Connect yang khusus dirancang untuk anggota Hipmi Jaya. Melalui aplikasi tersebut, pengusaha yang tergabung dalam Hipmi Jaya dapat menikmati kemudahan dalam mengajukan pembiayaan mulai dari Rp50juta sampai maksimal Rp2miliar. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo