Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Keuangan / Sertifikat Halal Melindungi Keyakinan Umat Islam dalam Mengonsumsi Suatu Produk
Sertifikat halal menguntungkan produsen karena sertifikat sertifikat halal pada hakikatnya adalah fatwa tertulis tentang kehalalan produk tertentu, baik makanan, minuman dan produk kosmetik.

Sharianews.com, Jakarta - Sertifikat halal menguntungkan produsen karena sertifikat sertifikat halal pada hakikatnya adalah fatwa tertulis tentang kehalalan produk tertentu, baik makanan, minuman dan produk kosmetik.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Ekonomi Syariah dan Halal Sholahudin Al Aiyubi mengatakan sertifikat halal tidak bisa dipandang sebagai administratif. Sertifikat halal bertujuan untuk melindungi keyakinan umat Islam dalam mengonsumsi suatu produk pangan.

 “Sertifikat halal itu pada hakikatnya adalah fatwa tertulis, (artinya) sertifikat halal adalah masalah keagamaan. Semua proses dalam rangkaian bisnis di dalam jaminan produk halal, ending-nya adalah penetapan suatu produk halal atau tidak,” jelasnya, saat Webinar Sertifikasi Halal dan Perpanjangannya di Masa Pandemi, Rabu (01/09).

Menurut pengurus Dewan Nasional Syariah MUI itu, proses penetapan halal tidaknya suatu produk, dimulai dari pendaftaran, penetapan standar halal sebagai acuan penelaahan yang menjadi domain Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Lalu verifikasi dan auditing (pengawasan) dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI, hingga akhirnya ditetapkan Komisi Fatwa MUI.

Ditekankannya, terbit tidaknya sertifikat halal merupakan rangkaian penting dari upaya menjaga kepentingan umat. Di antara hal penting dari proses sertifikasi halal adalah disematkannya tanda halal.

Menurutnya, tanda halal penting untuk konsumen muslim, sebab tanda itu memudahkan dalam memilih dan memilah produk mana yang dikonsumsi dan diyakini kehalalannya.

“Mengapa hal ini (tanda halal) menjadi penting, karena memang dalam ajaran Islam, harus memilih dan memilah bahwa apa yang dikonsumsi diyakini kehalalannya,” pungkas dia.

 

Rep. Aldiansyah Nurrahman