Minggu, 19 Januari 2020
24 Jumada al-ula 1441 H
Home / Lifestyle / Seribu Pelari Bakal Ditantang Perang Panah, Siapa yang Tercepat?
Peserta lari di kawasan zona madina dompet dhuafa. Foto/dok.dompetdhuafazonamadina
Ia sangat antusias mengikuti kegiatan Djampang Charity Run 2 yang akan dilaksanakan pada puncak acaranya, Minggu, 24 November 2019.

Sharianews.com, BogorAda pengalaman seru yang dirasakan oleh peserta lari yang diadakan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa tahun 2019 ini.

Peserta lari, Sindy (24) merupakan anggota komunitas Runners di Bogor yang pernah mengikuti acara Djampang Charity Run tahun 2018. Lari baginya merupakan olahraga yang sangat menyenangkan.

"Selain tubuh menjadi sehat, ia pun dapat mengeksploari diri di alam," ucap gadis yang bekerja di Bank Syariah Mandiri kepada Sharianews, Jumat (22/11).

Ia sangat antusias mengikuti kegiatan Djampang Charity Run 2 yang akan dilaksanakan pada puncak acaranya, Minggu, 24 November 2019.

Sindy merupakan satu di antara seribu pelari lain yang akan mengitari track desa pemberdayaan. Mulai dari track aspal, berbatu, tanah, rumput dan sedikt track naik dan turun. Track semacam ini sangat jarang ada, sehingga unik, apalagi bukan hanya alam desa yang ditawarkan, namun pemandangan desa pemberdayaan yang menyimpan semangat perubahan.

Tahun ini, Kampoeng Panahan akan menyambut seribu pelari. Mereka semua akan ditantang dalam sebuah game adu ketangkasan, yakni bermain perang panahan.

Kerasnya otot kaki tidakah cukup untuk kesehatan, perlu distabilkan dengan kekuatan tangan yang seimbang. Kini, para pelari harus bersiap-siap, membuktikan kemampuan kaki untuk menghindar dari anak-anak panah yang berterbangan.

"Ini merupakan suatu tantangan bagi saya, apalagi saya belum begitu mahir dengan memanah. Tahun ini di Djampang Charity Run 2 menyuguhkan wahana perang panahan. Ini sangat saya apresiasi banget. Unik, keren dan tidak dapat dijumpai di event lari manapun,” ujar Sindy dari Parung.

Djampang Archery Village (DAV) merupakan kampung panahan yang berada di area Kampoeng Wisata Djampang, Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa. Olah raga ini ditujukan untuk masyarakat luas supaya mengenal dan dekat dengan olah raga sunnah. Olah raga tempo dulu yang digadang-gadang sebagai olah raga yang banyak memiliki manfaat.

Hari Minggu esok, Kampoeng Panahan telah siap menyambut seribu pelari. Menjamu mereka dengan kegiatan yang tidak kalah penting. Selain kekuatan dan keseimbangan, fokus dan konstentrasi menjadi salah satu tujuan dalam bermain panahan. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo