Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Keuangan / Sebelumnya Raup Rp204,6 Triliun, Pemerintah Kembali Tawarkan Investasi Lewat SR014
Foto dok. Pexels
Pemerintah membuka masa penawaran sukuk ritel seri SR014 yang merupakan penerbitan sukuk ritel pertama di 2021 kepada masyarakat

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah kembali menerbitkan Sukuk Ritel (SR) dengan seri SR014. Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman mengatakan Sukuk ritel telah berhasil menarik minat yang sangat besar dari masyarakat. Total penerbitan saat ini sudah mencapai seri yang ke-14. Dari 13 seri sebelumnya, total penerbitan telah mencapai Rp204,6 triliun dengan jumlah total investor mencapai 350 ribuan dan tersebar di 34 provinsi.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pembiayaan APBN sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis syariah, Luky menyebut, Pemerintah sejak tahun 2009 telah menerbitkan apa yang disebut Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau biasa juga dikenal sukuk negara.

Pemerintah dalam menerbitkan produk SBSN yang berbasis syariah tidak gegabah karena harus mendapatkan fatwa dan opini syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Semua dokumen transaksi underlying asset disampaikan kepada DSN-MUI untuk dilakukan assesment dan memastikan bahwa sukuk ritel ini sesuai dengan prinsip syariah.

 “Sukuk negara merupakan instrumen investasi bagi investor termasuk investor syariah yang mungkin hanya bisa berinvestasi dan melakukan penempatan pada instrumen syariah” ujar Luky, saat peluncuran sukuk ritel seri SR014, Jumat (26/02).

Pemerintah membuka masa penawaran sukuk ritel seri SR014 yang merupakan penerbitan sukuk ritel pertama di 2021 kepada masyarakat luas yang diberi kesempatan untuk melakukan pemesanan pembelian secara daring atau online melalui sistem elektronik atau platform online melalui 30 Mitra Distribusi (Midis) yang telah ditunjuk oleh pemerintah dengan masa penawaran mulai dari 26 Februari sampai dengan 17 Maret 2021.

Sebagai informasi,  SR014 diterbitkan dengan pemesanan mulai dari Rp1 Juta dan memiliki tingkat imbalan tetap sebesar 5,47 persen p.a. Sukuk Ritel dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh DSN-MUI.

Penerbitan Sukuk Ritel menggunakan struktur akad Ijarah Asset to be Leased. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada Pemerintah serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada Pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut.

Rep. Aldiansyah Nurrahman