Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Global / Saudi Umumkan Aturan Terbaru Umrah untuk Ramadan
Foto dok. Istimewa
Arab Saudi membuat kebijakan terbaru terkait ibadah umrah selama Ramadan

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membuat kebijakan terbaru terkait ibadah umrah selama Ramadan. Saudi mensyaratkan hanya mereka yang sudah divaksin Covid-19 yang boleh melakukan perjalanan religi tersebut.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Saudi, setidaknya ada tiga kategori seseorang sudah divaksin, yakni sudah menerima dua dosis vaksin, sudah disuntik vaksin tunggal Covdi-19setidaknya 14 hari sebelumnya, dan telah pulih dari kondisi terinfeksi.

"Hanya orang-orang itu yang berhak mendapatkan izin umrah, serta menghadiri salat di Masjidil Haram di kota suci Mekkah," ujar Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, melansir dari AFP, Selasa (06/04).

Kebijakan ini juga secara efektif membuat kapasitas operasional Masjidil Haram ditingkatkan selama Ramadan. Kondisi sama juga akan berlaku di Masjiid Nabawi.

Kebijakan akan berlangsung sejak awal Ramadan, yang dimulai pertengahan bulan ini. Namun kementerian tak menjelaskan rinci sampai kapan aturan berlaku, apakah hingga masa haji tahunan berlangsung atau tidak. Khusus untuk haji aturan baru masih belum dikeluarkan pemerintah.

Negeri Raja Salma ini telah melaporkan lebih dari 393 ribu infeksi virus corona dan 6.700 kematian akibat Covid-19. Kementerian kesehatan kerajaan mengatakan telah memberikan lebih dari lima juta dosis vaksin, di negara dengan populasi lebih dari 34 juta itu.

Rep. Aldiansyah Nurrahman