Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / Global / Saudi Kerahkan 750 Pemandu Umrah untuk Bendung Covid-19 selama Ramadan
Foto dok. Alarabiya
750 pemandu melakukan dua tugas saat umrah sepanjang Ramadan

Sharianews.com, Riyadh - Arab Saudi, melalui Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mempekerjakan 750 pemandu untuk melakukan dua tugas saat umrah sepanjang Ramadan. Kedua tugas itu adalah membantu mengarahkan jemaah umrah dan untuk memastikan protokol Covid-19 dipatuhi.

Direktur Pengendalian Kerumunan Administrasi Umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Osama Al-Hujaili mengatakan seluruh karyawan tersebut bekerja dengan baik. “750 karyawan telah bekerja sepanjang waktu untuk memberikan layanan terbaik bagi para jamaah di Masjidil Haram,” jelasnya, melansir Alarabiya, Kamis (22/04).

Anggota penjaga keamanan sipil di Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga telah mendukung pemandu lokal melalui tim beranggotakan 500 orang.

Sebagai informasi, Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, di awal bulan ini, sudah mengumumkan akan memberikan izin bagi mereka yang ingin melakukan umrah atau mengunjungi tempat-tempat suci selama Ramadan dengan syarat mereka divaksinasi.

“Izin umrah diberikan untuk orang yang telah disuntik dua dosis vaksin Covid-19 dan berdasarkan status imunisasi mereka di aplikasi Tawakkalna,” demikian pernyataan Saudi.

Ini juga berlaku untuk orang yang telah divaksinasi 14 hari setelah menerima dosis pertama atau orang yang divaksinasi yang telah pulih dari Covid-19.

Pihak berwenang, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi,  juga mengatakan akan mendenda 10 ribu riyal Saudi atau sekitar Rp 38,7 juta kepada mereka yang kedapatan melakukan umrah selama bulan suci Ramadan tanpa memiliki izin resmi.

Rep. Aldiansyah Nurrahman