Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Haji umrah / Saudi Belum Berikan Kepastian Haji, Pemetaaan Kuota Haji Tetap Dilakukan
Foto dok. Kemenag
Arab Saudi belum memberikan kepastian pemberangkatan jemaah haji 1442H/2021. Sembari menunggu keputusan Saudi, persiapan terus dilakukan.

Sharianews.com, Gorontalo - Arab Saudi belum memberikan kepastian pemberangkatan jemaah haji 1442H/2021. Sembari menunggu keputusan Saudi, persiapan terus dilakukan.

Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Khoirizi meminta Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi untuk mulai memetakan kuota haji. Hal ini menurutnya sebagai bagian dari mitigasi jika ada keputusan tentang pembatasan kuota haji.

“Paling tidak bapak ibu sudah punya mindset untuk mengaturnya jika ada pembatasan kuota, kita tetap menunggu keputusan regulasi dari pemerintah Arab Saudi,” kata Khoirizi saat Rapat Koordinasi Evaluasi Asrama Haji dan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Gorontalo, Jumat (19/03).

Khoirizi juga meminta Bidang PHU Kanwil untuk memetakan jemaah haji yang sudah divaksin. Mereka adalah jemaah sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2020.

“Vaksinasi tahap pertama untuk jemaah haji sudah dimulai. Segera lakukan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Dinas Kesehatan atau Puskesmas. Yang penting jemaah dan petugas sudah divaksin, kalaupun tidak berangkat kita sudah mensukseskan tugas negara dalam pelaksanaan vaksinasi masyarakat indonesia,” ujar Khoirizi.

Dikesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi menerangkan Kemenkes sudah mempunyai skema khusus dan fokus agar vaksinasi dapat terlaksana mengingat keberangkatannya juga sudah semakin mendekat. Meski belum ada kepastian dari Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2021, vaksinasi dilakukan dalam rangka persiapan.

“Kemenkes juga telah memiliki data calon jemaah haji yang telah melunasi BPIH tahun 2020. Berdasarkan data, terdapat 173.160 orang jemaah yang telah membayar BPIH baik haji reguler mau pun haji khusus. Dari angka tersebut sebanyak 57.630 orang berusia di atas 60 tahun,” jelasnya (15/03).

Rep. Aldiansyah Nurrahman