Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Keuangan / Satgas Blokir 206 Fintech Lending Ilegal dan 154 Entitas
Pada Oktober ini Satgas kembali menemukan dan memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Sharianews.com, Jakarta - Satgas Waspada Investasi (SWI) yang beranggotakan 13 kementerian dan lembaga terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending ilegal serta penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui peningkatan patroli siber (cyber patrol).

Pada Oktober ini Satgas kembali menemukan dan memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Ketua SWI Tongam L Tobing mengatakan patroli siber terus SWI gencarkan agar bisa menemukan dan memblokir fintech lending ilegal dan penawaran investasi ilegal sebelum bisa diakses dan memakan korban di masyarakat.

“Saat ini SWI telah melakukan patrol siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan sejalan dengan masih banyaknya temuan fintech lending dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat,” jelasnya menegaskan.

Satgas sejak tahun 2018 hingga Oktober 2020 telah menghentikan sebanyak 2.923 fintech lending ilegal.

Sementara 154 entitas yang menawarkan investasi ilegal terdiri dari :

- 114 Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin;

- 2 koperasi tanpa izin;

- 6 aset kripto tanpa izin;

- 8 money game tanpa izin;

- 3 kegiatan yang menduplikasi entitas yang memiliki izin; dan

- 21 kegiatan lainnya.

Selanjutnya SWI mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan pinjaman di fintech lending dan berinvestasi di sektor keuangan untuk memastikan pihak yang menawarkan pinjaman dan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta daftar perusahaan investasi ilegal dapat dilihat di website OJK. Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 dan whatsapp 081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau email [email protected] atau [email protected]

Rep. Aldiansyah Nurrahman