Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Ekbis / Sandiaga Uno Luruskan Persepsi Pariwisata Halal
Menjangkau originasi-originasi yang selama ini belum tersentuh oleh destinasi pariwisata Indonesia

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebut kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang merupakan kesempatan ekosistem pariwisata halal Indonesia untuk berbenah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pandemi memberikan kesempatan untuk meluruskan persepsi bahwa pariwisata halal adalah extension of service atau peningkatan dan perluasan layanan.

“Seperti layanan produk ekonomi kreatif dan bukan zonasi. Tetapi adalah perluasan dari layanan untuk para pelaku wisata yang menginginkan muslim friendly services,” ujar pria yang akrab disapa Bang Sandi ini, dalam acara IDX Channel Sharia Fair 2021 Sesi IV bertema Menata Pariwisata dan Produk Halal Indonesia, Selasa (06/04).

Dikesempatan itu, ia juga menyatakan, pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi menata pariwisata dan produk halal Indonesia bagi wisatawan muslim. Seperti diketahui, Indonesia saat ini tercatat menempati peringkat pertama di Global Islamic Tourism Index.

"Ke depan kita bukan hanya mempertahankan posisi nomor satu. Tapi fokusnya memperluas pasar kita dan menjangkau originasi-originasi yang selama ini belum tersentuh oleh destinasi pariwisata Indonesia," kata Sandiaga Uno.

Ia menambahkan, Indonesia semakin mampu untuk menyiapkan layanan-layanan yang dibutuhkan oleh wisatawan muslim. Indonesia mampu untuk memperluas pasar dan menjangkau originasi-originasi yang selama ini belum tersentuh oleh destinasi wisata di Indonesia

Sebelum pandemi datang, Kemenparekraf mencatat kunjungan wisatawan muslim cenderung meningkat setiap tahunnya. Sejak pemerintah mengembangkan sektor pariwisata halal atau ramah muslim pada tahun 2016, di tahun 2019 sekitar 20 persen dari 14,92 juta turis asing yang datang ke Indonesia merupakan wisatawan muslim.

Diantara wisatawan muslim yang datang itu, wisatawan muslim asal Malaysia dan Singapura mendominasi.

Rep. Aldiansyah Nurrahman