Sabtu, 19 Oktober 2019
20 Ṣafar 1441 H
Home / Keuangan / Rencana KNKS Mendorong BMT Menolong Masyarakat Unbanked Disambut Baik
FOTO I Dok. humaniq
“Kita mau dorong BMT itu balik ke masjid, arahnya supaya mereka bisa menolong atau mendorong yang unbanked, jemaah unbanked yang di sekitar masjid,” ujar Ventje.

Sharianews.com, Jakarta ~ Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) berencana ingin mendorong Baitul Maal wa Tamwil (BMT) di tahun 2019 ini, agar bisa menolong dan mendorong masyarakat unbanked.

BMT bisa membantu masyarakat unbanked, melalui dana zakat yang memiliki potensi hingga Rp230 triliun. KNKS berkeinginan agar dana tersebut, bisa mengalir ke BMT untuk disalurkan kepada masyarakat unbanked.

Menanggapi hal tersebut, Dosen Keuangan Mikro Universitas Azzahra, Agus Yuliawan yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Induk Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM), menyambut baik apa yang direncanakan KNKS.

“Saya pikir itu bagus, artinya dengan seperti itu, ekonomi umat akan bergerak, untuk pemberdayaan ekonomi umat. Saya setuju dengan apa yang dilakukan KNKS,” jelas Agus, kepada Sharianews.com, akhir pekan lalu.

Ia juga menyampaikan, kehadiran KNKS diharapkan bisa mengharmonisasi kebijakan pemerintah. Terutama antar kementerian agar linier dalam pengembangan ekonomi syariah.

Agus juga mengungkapkan, KNKS sudah memiliki program keuangan inklusif. Kebijakan-kebijakan yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh aktivis di lembaga keuangan mikro juga dibuat oleh KNKS.

Ventje Rahardjo, Direktur Eksekutif KNKS mengatakan ingin mendorong kembali BMT yang saat ini jumlahnya sudah mencapai lebih dari lima ribu. Ia melihat BMT memiliki konstelasi yang baik, lembaga yang dasarnya merupakan masjid.

“Kita mau dorong BMT itu balik ke masjid, arahnya supaya mereka bisa menolong atau mendorong yang unbanked, jemaah unbanked yang di sekitar masjid,” ujar Ventje.

Konsep yang diharapkan adalah dana zakat bisa mengalir ke BMT, kemudian dari BMT diberikan untuk masyarakat unbanked. Setelah jemaah unbanked naik tingkat atau beralih menjadi muzaki, dianggap sudah mentas.

Dengan begitu, tugas BMT terhadap nasabah unbanked dianggap sudah tuntas. Nasabah unbanked tersebut, bisa beralih ke Bank Pembiayaan Rakyat Syariah atau lembaga yang lebih komersial lainnya.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: