Senin, 17 Juni 2019
14 Shawwal 1440 H
Home / Ziswaf / Ratusan Warga Cisolok Terima Paket Sembako
FOTO / Dok. act
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi dalam laporannya pada Januari lalu menyebutkan, sekitar 120 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jumlah tersebut tercatat dari dua kampung di Cicadas. Pergerakan tanah ini diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi serta dalam waktu lama.

Sharianews.com, Sukabumi ~ Bencana tanah longsor serta pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, tepatnya Desa Cicadas dan Sinaresmi di Kecamatan Cisolok masih menyisakan duka.

Bencana tersebut memakan korban tewas tak kurang dari 18 orang, kini, warga yang selamat masih bertahan di rumah kerabat.

Merespon kebutuhan pangan akibat masih terganggunya perekonomian warga, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Grab Indonesia pada Senin (25/2) mengirimkan bantuan paket pangan.

Siti Mariam dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sukabumi mengatakan, sebanyak 295 paket pangan diserahterimakan kepada warga.

“Paket pangan ini berupa beras, minyak goreng, gula, biskuit, dan lain-lain. Ada juga alat untuk kebersihan” ungkap Mariam, seperti dilansir dari laman ACT.

Mariam menambahkan, sampai saat ini sebagian besar warga masih mengungsi. Warga memilih menempati rumah kerabat akibat rumahnya sendiri tak layak huni. Setelah bencana longsor yang menimpa pada awal Januari lalu, kini bencana pergerakan tanah juga menerjang beberapa desa di Kecamatan Cisolok.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi dalam laporannya pada Januari lalu menyebutkan, sekitar 120 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jumlah tersebut tercatat dari dua kampung di Cicadas. Pergerakan tanah ini diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi serta dalam waktu lama.

Sebelumnya, pada Januari, ACT juga mengirimkan relawan untuk ikut membantu proses evakuasi warga yang masih tertimbun. Di sana, MRI-ACT ikut tergabung dalam tim pencarian dan pertolongan gabungan dari berbagai unsur. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo