Minggu, 7 Juni 2020
16 Shawwal 1441 H
Home / Ekbis / Raih Penghargaan ASR 2018, Wisata Halal NTB Optimis Bangkit Kembali
Siiti Rohmi Djalilah, Wagub NTB saat menerima ASR 2018, katagori The Most Halal Destination - FOTO | Dok. sharianews.com
"Kami harus buktikan bahwa NTB memang pantas menerima penghargaan The most halal destination,"ujar Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah.

Sharianews.com, Jakarta. Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mendapatkan penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di Indonesia pada Angerah Syariah Republika 2018. Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah mengaku optimis bahwa dengan penghargaan tersebut, NTB akan segera bangkit setelah musibah gempa beberapa waktu lalu.

“Alhamdlillah NTB untuk tahun ke-2 mendapatkan halal destination lagi. Semangat yang luar biasa bagi NTB untuk bangkit, karena kemarin setelah bencana gempa bumi. Kami yakin bahwa kami akan cepat bangkit,”ujar Sitti Rohmi kepada sharianews.com usai menerima penghargaan, Kamis (8/11/2018).

Bersamaan dengan upaya membangkitkan kembali NTB, Sitti juga mengatakan bahwa butuh kerjasama dan realisasi dari semua pihak secara optimal, sehingga penghargaan yang kini diterima bukan hanya sekedar simbolik formalitas belaka, tetapi juga dibarengi dengan bukti nyata bahwa NTB pantas menerimanya.

“Kami harus buktikan bahwa NTB memang pantas menerima penghargaan The most halal destination. Dan harus lebh baik lagi kedepannya,”lanjutnya, di Mutiara Ballroom, Hotel JW Mariot, Jakarta.

Untuk kreteria penilaiannya sendiri, khusus kategori destinasi halal Terfavorit dilakukan melalui voting selama seminggu. Hingga akhirnya Provinsi Nusa Tenggara Barat menyisihkan 13 provinsi lainnya, yaitua Sumatera Barat, Aceh, Jawa Barat, Yogyaarta, dan Jawa Timur.

Destinasi wisata halal terfavorit bisa dikatakan sedang ramai diperbincangkan. Bahkan Jakarta sendiri pun diproyeksikan untuk menjadi kota wisata halal kedepannya.

Wisatawaan nusantara maupun asing kini semakin bervariasi dan menyukai hal yang beragam serta memberikan kenyamanan. Diharapkan dengan tren yang sedang tumbuh ini, tempat-tempat wisata kini terus didorong untuk memperhatikan standar-standar pelayanan, fasilitas, hingga akses untuk beribadah.

Irfan Junaedi, Pemimpin Redaksi Repblika, mengatakan dalam sambutannya bahwa Indonesia memiliki  kemampuan dan peluang yang besar untuk mengedepankan industri halal, baik dari sektor pariwisata, fashion, makanan, kosmetik, eonomi kreatif.(*)

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Ahmad Kholil