Jumat, 22 Januari 2021
09 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Qatar Islamic Bank (QIB), Ikut Membiayai Piala Dunia FIFA 2022
-
Menurut Bank Sentral Qatar, QIB kini mengontrol lebih dari 43,5 persen pangsa pasar perbankan syariah, dan 11,5 persen dari keseluruhan pasar perbankan di Qatar.

Menurut Bank Sentral Qatar, QIB kini mengontrol lebih dari 43,5 persen pangsa pasar perbankan syariah, dan 11,5 persen dari keseluruhan pasar perbankan di Qatar.

Sharianews.com, Jakarta. Qatar tengah mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022, dengan bank memainkan peran penting dalam membantu membiayai sebagian dari $ 200 miliar belanja infrastrukturnya. Di antara yang ikut berperan dalam pembiayaan ini ialah Qatar Islamic Bank (QIB), salah satu bank terkemuka di negara itu.

"Sepakbola selalu menjadi hasrat bagi orang-orang di Qatar dan negara ini, dan tidak ada keraguan bahwa Piala Dunia FIFA adalah acara sepakbola terbesar dan paling ditunggu di dunia,"kata D Anand, manajer umum QIB Group.

CEO QIB Group, Bassel Gammal menambahkan, dapat terlibatnya QIB dalam pembiayaan proyek infrastruktur Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar karena keuangan Islam telah mencatat banyak pencapaian signifikan selama beberapa tahun terakhir, khususnya perbankan syariah.

Ia melanjutkan, hal itu bisa tejadi karena perbankan syariah, khususnya QIB, terus memperkuat kemampuannya dan tumbuh dengan menyediakan produk, layanan, serta kapasitas untuk menyusun dan membiayai proyek-proyek penting infrastruktur di Qatar, termasuk Piala Dunia FIFA 2022.

“Di mana semua proyek itu (termasuk Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar) sejalan dengan Visi National pada 2030,” urainya.

Bahkan, pada gelaran Piala Dunia FIFA 2018 ini di Rusia, QIB bekerjasama dengan VISA, perusahaan jasa keuangan multinasional yang menjadi mitra pembayaran resmi pada gelaran tersebut, memberikan lima paket pembayaran penuh bagi lima orang pengguna kartu debit VISA untuk berangkat ke Rusia menghadiri semi final pada acara akbar itu.  

“Piala Dunia 2018 adalah ajang sepakbola terbesar dan paling ditunggu di seluruh dunia. QIB dengan senang hati memberikan 5 pemegang kartu Visa yang beruntung, kesempatan untuk menonton langsung semi-final Piala Dunia FIFA 2018, Rusia,” lanjut D. Anand.

Pendorong Utama Keuangan Syariah di Qatar

Selama beberapa tahun terakhir, Bassel menuturkan, negara Qatar telah melakukan langkah yang berbeda (diversification) dalam ekonomi dan tidak lagi terlalu bergantung pada sektor minyak dan gas (hydrocarbon).

Bassel menegaskan, belakangan ini pertumbuhan ekonomi di Qatar terutama didorong oleh proyek-proyek berskala besar yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai bagian dari Visi Nasional Qatar 2030, di mana perbankan syariah ikut terlibat di dalamnya.

Sedangkan QIB, Bassel menerangkan, sekarang mengontrol lebih dari 43,5% pangsa pasar perbankan syariah di Qatar dan 11,5% dari keseluruhan pasar sesuai angka terbaru yang diterbitkan oleh Bank Sentral Qatar.

“Meskipun kami memperkirakan tingkat pertumbuhan akan moderat dalam waktu dekat, tidak ada keraguan bahwa ekonomi Qatar akan terus berkembang dan diversifikasi sejalan dengan Visi Nasional Qatar 2030 dan bank kami berada dalam posisi yang kuat untuk mendukung dan mendapatkan manfaat dari pertumbuhan yang diharapkan,” paparnya.

Tumbuh Pesat, Meski dalam Kondisi Kompetitif

“Di tengah kondisi yang kompetitif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan untuk menarik pelanggan dari semua segmen sektor perbankan, serta memberikan pengembalian yang memuaskan kepada para pemegang saham, QIB memperkenalkan produk dan layanan baru, meningkatkan kinerja layanan, mengembangkan efisiensi dan meningkatkan kerangka kerja manajemen risiko QIB,” jelas Bassel.

Selain itu, lanjut Bassel, QIB baru-baru ini bermigrasi ke platform teknologi baru yang akan memungkinkannya untuk menyediakan layanan yang lebih cepat dan lebih nyaman kepada klien dan meningkatkan efisiensi di semua operasi bank.

Terakhir tetapi tidak kalah pentingnya, Bassel menegaskan, QIB terus mengembangkan kemampuan khusus dalam manajemen kerja dan para karyawannya. Semua perkembangan ini menambah penilaian pada QIB dan yang paling penting memperkuat hubungan dengan pelanggan, karyawan dan pemegang saham.

Berikutnya, di masa mendatang, kata Bassel, sejalan dengan rencana strategis jangka panjang QIB, fokus QIB Group saat ini adalah membangun dan memperkuat posisi dengan memperluas dan mendiversifikasi produk dan layanan yang ditawarkan kepada pelanggan di perbankan, serta perbankan. dan manajemen kekayaan QIB.

“(Untuk mengahadapi kompetisi global) Kami telah hadir di Inggris, melalui anak perusahaan kami yang sepenuhnya dimiliki QIB-UK, dan membuka cabang di Sudan. Kami juga hadir di Lebanon melalui Arab Finance House, dan Malaysia melalui Asia Finance Bank. Kami memiliki aktivitas di Arab Saudi dan Turki melalui QInvest, kelompok investasi perbankan QIB Group,” pungkasnya.(*)

 

Reporter : Emha As. Asror Editor : Ahmad Kholil