Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Lifestyle / PTKIN Didesak Agar Program yang Dibiayai SBSN Tidak Mangkrak
Foto dok. Kemenag
Jika program sampai mangkrak, maka akan berdampak pada program SBSN lainnya.

Sharianews.com, Pekalongan - Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didesak agar program yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tidak mangkrak. Jika program sampai mangkrak, maka akan berdampak pada program SBSN lainnya.

Demikian disampaikan Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Nizar. "Sudah dikasih SBSN tapi kalau tidak selesai, memalukan. Rektor sebagai KPA harus mengawal betul agar program jalan. Saya sedih, jika PTKIN kurang responsif dalam implementasi program SBSN, sehingga ada yang mangkrak karena kurang berani memulai lebih awal," tambahnya, di Pekalongan, Sabtu (21/11).

Penguatan infrastruktur merupakan hal mutlak bagi PTKIN. Saat ini, menurut Nizar, citra PTKIN salah satunya tercermin dari infrastrukturnya. Untuk itu, setiap PTKIN harus mengoptimalkan skema pembiayaan SBSN dalam peningkatan sarana prasarana.

Dalam laman resmi Kemenag dijelaskan, salah satu upaya yang bisa dilakukan, keberanian untuk memulai proses lebih awal, utamanya dalam lelang perencanaan. Nizar menilai, proyek di atas Rp40 miliar, jika proses lelang dilakukan berdasar mekanisme tahun berjalan, maka kemungkinan tidak selesainya cukup besar.

"Solusinya, bisa dilakukan dengan lelang perencanaan lebih awal di akhir tahun dengan menambah klausul akan dibayar kalau anggaran turun sesuai DIPA definitif. regulasi membolehkan," tandasnya.

Pemamaran itu disampaikan Nizar saat berbicara pada Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Kelembagaan dan Sarana Prasarana melalui Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN). Hadir, sejumlah pimpinan PTKIN, serta tim PHLN IAIN Pekalongan, IAIN Cirebon, IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, dan IAIN Kudus.

Rep. Aldiansyah Nurrahman